Klikjateng, Blora – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon menggelar Mural Competition bertema “Pelajar Kreatif dan Polisi Kreatif” di lingkungan Polsek Jepon, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti pelajar SMP, MTs, SMA, dan SMK se-Kecamatan Jepon.
Kapolsek Jepon, IPTU H. Moch. Junaidi mengatakan, lomba mural diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara sekaligus menjadi wadah bagi para pelajar menyalurkan kreativitas dan bakat seni mereka.

“Berawal dari hobi-hobi pelajar SMP dan SMA di Kecamatan Jepon, kemudian kami tampung dan fasilitasi agar mereka memiliki wadah untuk berkreasi serta menyampaikan ide-ide melalui goresan lukisan,” ujarnya.
Menurutnya, tema “Pelajar Kreatif dan Polisi Kreatif” dipilih karena generasi muda memiliki potensi besar dalam menciptakan karya positif. Namun selama ini masih membutuhkan ruang dan arahan untuk mengekspresikan kreativitasnya.
“Generasi Z ini sebenarnya sangat kreatif dalam hal-hal positif. Kami melihat ada peluang untuk memberikan kesempatan kepada mereka mengekspresikan jiwa seni dan kreativitas melalui mural,” jelasnya.

Kegiatan tersebut melibatkan pelajar dari SMP, MTs, SMA, dan SMK sederajat se-Kecamatan Jepon. Dalam pelaksanaannya, Polsek Jepon menggandeng Karang Taruna Jepon serta juri profesional dari wilayah setempat.
Tercatat sebanyak 10 sekolah mendaftarkan diri sebagai peserta. Namun satu sekolah berhalangan hadir sehingga lomba diikuti oleh sembilan sekolah. Kompetisi dimulai pukul 09.00 WIB dengan durasi pengerjaan selama enam jam hingga pukul 15.00 WIB.
Penilaian karya mural dilakukan berdasarkan kesesuaian dengan tema, keindahan karya, serta sejumlah aspek lain yang telah ditentukan oleh dewan juri.
IPTU H. Moch. Junaidi menilai kolaborasi antara pelajar dan kepolisian sangat penting karena generasi muda merupakan penerus bangsa yang perlu diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif.
“Melalui kegiatan seperti ini kami berharap polisi semakin dekat dengan masyarakat, tidak ada jarak, sehingga komunikasi dapat terjalin dengan baik demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah guru maupun peserta berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap tahun karena dinilai mampu menjadi sarana pengembangan kreativitas pelajar.
Untuk para pemenang, panitia menyediakan piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan dengan total hadiah jutaan rupiah. Juara akan diklasifikasikan dalam kategori tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK.

Salah satu peserta, Hana Raihana Salami dari MTs Negeri Blora, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan Polri tersebut.
Ia menyebut proses pembuatan mural memerlukan waktu sekitar enam jam sejak pukul 09.00 WIB. Inspirasi desain yang dibuatnya berasal dari Blora, sementara tantangan terbesar yang dihadapi adalah cat yang cepat kering dan merambat karena mudah meresap ke media gambar.
Menurut Hana, tema “Pelajar Kreatif dan Polisi Kreatif” memiliki makna bahwa pelajar dan polisi sama-sama dapat berkarya serta menyalurkan kreativitas mereka dalam hal-hal positif.






