Menu

Mode Gelap
Polsek Todanan Ungkap Komplotan Curanmor Lintas Daerah, Dua Pelaku Diamankan ‎ Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Jepon Gelar Mural Competition Libatkan Pelajar SMP dan SMA Sekda Grobogan Tekankan Evaluasi dan Kolaborasi untuk Percepat Penurunan Stunting ‎ Kapolda Jateng Cup 2026 Hadirkan Festival E-Sport, Cosplay, Kuliner hingga Layanan Kesehatan Gratis Pemkab Rembang Percepat Pengalihan Jalur Angkutan Tambang di Kecamatan Sale ‎ Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blora Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu

Berita

Jalan Randublatung–Cepu Segera Dibangun Beton, Anggaran Ditambah Jadi Rp 33 Miliar

badge-check


					Jalan Randublatung–Cepu Segera Dibangun Beton, Anggaran Ditambah Jadi Rp 33 Miliar Perbesar

Klikjateng Blora – Harapan masyarakat Blora Selatan untuk mendapatkan akses jalan yang layak segera terwujud. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan Ruas Jalan Provinsi Randublatung–Cepu akan dilaksanakan pada tahun 2026 menggunakan konstruksi beton (rigid pavement) dengan total anggaran lebih dari Rp33 miliar.

‎Kepastian tersebut disampaikan saat Wakil Bupati Blora Sri Setyorini bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, meninjau langsung kondisi ruas jalan Randublatung–Cepu, Selasa (9/6/2026).

‎Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak sempat menjadi sorotan publik setelah warga Randublatung menggelar aksi protes dengan menanam pohon pisang di sejumlah titik jalan rusak dan memasang spanduk tuntutan agar jalan provinsi tersebut segera diperbaiki.

‎Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan bahwa komitmen pemerintah ditunjukkan melalui penambahan alokasi anggaran yang signifikan.

‎“Yang pertama alokasi kita Rp5,276 miliar kemudian ditambahi lagi melalui Perkada Rp28,7 miliar, jadi totalnya untuk satu ruas ini saja bila dijumlahkan sudah Rp30 miliar lebih,” ujarnya.

‎Menurut Henggar, saat ini pemerintah tengah menyelesaikan desain tambahan serta proses pengadaan untuk pekerjaan lanjutan. Sementara paket pekerjaan awal senilai Rp5,276 miliar sudah memasuki tahap tender.

‎“Kurang lebih akhir Juli pelaksanaan bisa dimulai karena saat ini sedang kita siapkan desain tambahannya. Untuk paket yang Rp5,276 miliar sudah dalam proses tender,” jelasnya.

‎Perbaikan jalan nantinya akan menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement yang dinilai lebih kuat dan tahan lama dibanding perkerasan aspal, terutama untuk menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

‎“Perbaikan nantinya menggunakan rigid pavement atau beton. Ini sesuai harapan masyarakat dan juga yang selalu disampaikan Bu Wakil Bupati agar jalan ini dibangun dengan konstruksi beton. Tahun ini akan kita realisasikan,” kata Henggar.

‎Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis perbaikan ruas Randublatung–Cepu dapat diselesaikan pada tahun ini. Bahkan, pemerintah juga tengah mengupayakan tambahan pendanaan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah guna mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.

‎“Insyaallah tuntas. Di sisi lain kami juga masih mengajukan dukungan melalui Inpres Jalan Daerah. Mudah-mudahan jika terealisasi, penanganan ruas jalan di Kabupaten Blora akan semakin optimal,” ujarnya.

‎Selain ruas Randublatung–Cepu, Kabupaten Blora juga memperoleh tambahan anggaran untuk penanganan sejumlah ruas jalan lainnya. Wilayah Kunduran mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp14,5 miliar, sedangkan ruas Todanan–Ngawen akan memperoleh pekerjaan pelapisan jalan senilai Rp3 miliar.

‎Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mulai membuka peluang pengajuan ruas Semarang–Blora–Cepu menjadi jalan nasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mengurangi beban pemeliharaan yang selama ini ditanggung pemerintah provinsi.

‎Ditargetkan Tuntas Tahun Ini

‎Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mempercepat perbaikan jalan yang menjadi akses utama masyarakat Blora Selatan tersebut.

‎Ia berharap seluruh ruas jalan provinsi di Kabupaten Blora dapat ditangani secara menyeluruh sesuai target yang telah disampaikan Gubernur Jawa Tengah.

‎“Pak Kadis sudah menyampaikan bahwa pekerjaan ini terdiri dari dua tahap, yaitu Rp5 miliar lebih dan tambahan Rp28,7 miliar. Harapan kami sebagai wakil masyarakat Blora, Jalan Randublatung–Cepu ini bisa ditangani secara penuh sesuai harapan Pak Gubernur,” ujarnya.

‎Menurut Sri Setyorini, Gubernur Jawa Tengah menargetkan perbaikan jalan tersebut dapat selesai pada tahun ini sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

‎“Sesuai harapan Pak Gubernur, jalan ini ingin selesai di tahun ini. Kami berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat berjalan baik sehingga pembangunan dapat terlaksana sesuai rencana,” katanya.

‎Kabar perbaikan jalan tersebut disambut antusias masyarakat. Greg, salah satu perwakilan warga Blora Selatan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah terhadap keluhan masyarakat.

‎“Terima kasih kepada Pak Gubernur atas respons terhadap jalan rusak ini. Semoga nantinya dapat meningkatkan akses ekonomi masyarakat karena jalan ini memang sangat dibutuhkan warga,” ujarnya.

‎Hal senada disampaikan Hans, warga lainnya yang berharap pembangunan jalan yang telah lama dinantikan itu benar-benar tuntas sesuai jadwal.

‎“Terima kasih kepada Pak Gubernur Jawa Tengah, Pak Ahmad Luthfi, serta Pemkab Blora. Semoga pembangunan jalan Randublatung–Cepu tahun ini benar-benar bisa selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

‎Dengan tambahan anggaran yang mencapai lebih dari Rp33 miliar dan penggunaan konstruksi beton, perbaikan Jalan Randublatung–Cepu diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Blora Selatan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita