Menu

Mode Gelap
Bupati Blora Tekankan Pembangunan SDM, Pemkab Perluas Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Pemkab Blora Gandeng UNISDA Lamongan, Siapkan Fakultas Kedokteran di RSUD Cepu ‎ Bupati Blora Dorong Iklim Investasi Kondusif Lewat “Ngopi Bareng Forkopimda” ‎ 37 Desa di Blora Lunas PBB-P2 Triwulan I 2026, Realisasi Pajak Baru 21,4 Persen Pemkab Blora dan UIN Gus Dur Pekalongan Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah hingga 2030 ‎ Polda Jateng Launching Program Peduli Berantas TB Paru, Ribuan Bhabinkamtibmas Dilatih Jadi Tracer

Berita

Pemkab Blora Gandeng UNISDA Lamongan, Siapkan Fakultas Kedokteran di RSUD Cepu ‎

badge-check


					Pemkab Blora Gandeng UNISDA Lamongan, Siapkan Fakultas Kedokteran di RSUD Cepu ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Selasa (26/5/2026), di ruang pertemuan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.

‎Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam penguatan sumber daya manusia (SDM), termasuk rencana pendirian Fakultas Kedokteran UNISDA dengan RSUD Cepu sebagai rumah sakit mitra pendidikan.

‎Arief Rohman mengatakan, keberadaan Fakultas Kedokteran diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Blora.

‎“Rencana pendirian Fakultas Kedokteran UNISDA nantinya tempat praktiknya di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu. Salah satu syarat universitas memiliki fakultas kedokteran adalah memiliki mitra rumah sakit daerah, dan RSUD Cepu ditunjuk sebagai mitra,” ujarnya.

‎Menurut Bupati Arief, potensi pengembangan RSUD Cepu masih sangat terbuka lebar. Karena itu, Pemkab Blora terus mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan, termasuk penambahan tenaga dokter spesialis.

‎Ia mengaku telah menugaskan Dinas Kesehatan untuk segera menambah dokter spesialis kulit dan kelamin guna melengkapi kebutuhan layanan medis di rumah sakit tersebut.

‎Selain sektor kesehatan, Bupati Arief juga menekankan pentingnya pembangunan SDM sebagai fondasi kemajuan daerah. Pemkab Blora, kata dia, terus membangun jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

‎“Dimanapun anak Blora kuliah, kampusnya pasti kita ajak MoU. Tujuannya agar kami bisa memantau dan mendukung anak-anak Blora yang sedang menempuh pendidikan,” katanya.

‎Pemkab Blora menargetkan angka lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dapat mencapai 70 persen. Namun saat ini, angka partisipasi pendidikan tinggi di Blora masih berada di kisaran 55 persen.

‎“Selain infrastruktur, kita juga harus membangun SDM. Kalau ingin maju, ya SDM-nya harus ditingkatkan. Karena anggaran terbatas, maka harus menggandeng kampus-kampus, baik negeri maupun swasta,” ucapnya.

‎Terkait operasional Fakultas Kedokteran, Bupati Arief berharap proses persiapan dapat segera diselesaikan oleh kedua belah pihak sehingga pada 2027 mendatang sudah dapat berjalan.

‎Ia juga meminta adanya kuota khusus bagi putra-putri Blora untuk dapat menempuh pendidikan di UNISDA Lamongan.

‎“Karena nanti ada aktivitas perkuliahan di RSUD Cepu, kami juga meminta kuota khusus untuk anak-anak Blora yang kuliah di UNISDA,” tambahnya.

‎Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Wilys Yuniarti menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, kesempatan menjadi rumah sakit mitra pendidikan harus dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan SDM kesehatan.

‎“Karena kami mendapat kesempatan baik ini, mari kita teruskan dan kembangkan bersama,” ujarnya.

‎Sementara itu, Rektor Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Muhammad Hafidh Nashrullah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Blora terhadap kerja sama tersebut.

‎“Kami bersinergi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan sumber daya manusia di wilayah yang kami tempati,” katanya.

‎Ia menjelaskan, kerja sama tidak hanya terbatas pada Fakultas Kedokteran, tetapi juga akan dikembangkan di berbagai bidang lain seperti penelitian, kuliah kerja nyata (KKN) tematik, hingga pengabdian kepada masyarakat.

‎Pada kesempatan yang sama, Ketua Senat UNISDA M. Afif Hasbullah menawarkan peluang pendidikan doktoral bagi aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Blora.

‎“Kami juga membuka kesempatan bagi teman-teman birokrasi di Blora untuk mengambil program S3 Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam di UNISDA dengan biaya yang terjangkau,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita