Klikjateng, Blora — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soeprapto Cepu terus melakukan evaluasi pelayanan kesehatan guna meningkatkan kenyamanan pasien. Selama setahun terakhir, keluhan yang paling banyak diterima rumah sakit berkaitan dengan antrean pengambilan obat di instalasi farmasi.
Direktur drg. Wilys Yuniarti mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan sejumlah langkah evaluasi untuk mengatasi persoalan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan efisien.
“Keluhan paling banyak mengenai antrean obat. Evaluasi yang sudah kami laksanakan adalah mengadakan kerja sama dengan Pos Indonesia terkait layanan antar obat,” ujarnya Selasa (19/5/2025).
Melalui kerja sama tersebut, pasien kini dapat memanfaatkan layanan pengiriman obat langsung ke rumah tanpa harus menunggu terlalu lama di rumah sakit. Program itu disebut telah berjalan dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Menurutnya, tarif pengiriman obat juga relatif terjangkau, yakni hanya Rp12 ribu untuk wilayah Kabupaten Blora. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan antrean di instalasi farmasi sekaligus memberikan kemudahan bagi pasien, khususnya lanjut usia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas.
RSUD dr. R. Soeprapto Cepu berkomitmen terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, baik dari sisi fasilitas, sistem pelayanan, maupun kenyamanan pasien. Evaluasi rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya rumah sakit dalam memberikan layanan yang cepat, aman, dan humanis bagi masyarakat.






