Klikjateng, Blora — Terbitnya izin operasional sumur minyak rakyat di Kabupaten Blora dinilai menjadi momentum penting dalam menggerakkan ekonomi desa sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar wilayah tambang.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, Jumat (15/5/2026). Menurutnya, legalitas sumur minyak rakyat akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
“Legalitas sumur minyak rakyat akan menciptakan multiplier effect atau efek ganda terhadap perekonomian masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini banyak potensi minyak bumi di Blora yang belum dimanfaatkan secara maksimal lantaran masyarakat khawatir terhadap persoalan hukum. Dengan adanya legalitas dari pemerintah pusat, masyarakat kini memiliki kepastian dalam menjalankan aktivitas produksi minyak rakyat.
“Kalau kita kembali mengingat, banyak potensi minyak yang tidak dimanfaatkan karena takut. Adanya legalitas ini, masyarakat desa dapat lebih mandiri,” katanya.
Siswanto yang juga menjabat Ketua ADKASI (Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia) menilai aktivitas penjualan minyak mentah ke Pertamina melalui badan usaha yang telah memperoleh izin dan rekomendasi pemerintah akan meningkatkan perputaran ekonomi di desa.
“Hasil penjualan itu bisa memicu pergerakan ekonomi dari lapisan bawah, khususnya masyarakat desa,” tambahnya.
Selain berdampak pada ekonomi desa, legalitas sumur minyak rakyat juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja. Aktivitas produksi minyak dinilai akan memunculkan berbagai sektor penunjang yang ikut berkembang di tingkat lokal.
Di Kabupaten Blora, terdapat tiga badan usaha yang telah memperoleh rekomendasi dari pemerintah daerah hingga pusat untuk mengelola sumur rakyat, yakni Blora Patra Energi, Koperasi Blora Migas Energi, dan Mataram Connection Nusantara.
Menurut Siswanto, kebijakan pemerintah pusat tersebut menunjukkan keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil dalam pengelolaan sumber daya alam, sekaligus mendukung upaya swasembada energi nasional.
“Ini kolaborasi apik dalam bernegara. Pemerintahan Pak Prabowo sedang memperlihatkan kecerdasan dalam mewujudkan swasembada energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Meski mendukung penuh legalitas sumur rakyat, DPRD Blora tetap mengingatkan para pengelola agar memperhatikan aspek keselamatan kerja, pengelolaan limbah, serta kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar wilayah pertambangan.
“Jangan sampai adanya legalitas sumur minyak rakyat ini menghilangkan identitas ketimuran kita. Budaya kita saling gotong royong dan membantu,” pungkasnya.






