Menu

Mode Gelap
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, Empat Orang Tewas Insiden Berdarah di Blora, Dugaan Minyak Ilegal Seret Oknum ASN ‎ Ziarah Makam R.A. Kartini, Pemkab Blora Teguhkan Semangat Emansipasi dan Kolaborasi Daerah Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik

Berita

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, Empat Orang Tewas

badge-check


					KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, Empat Orang Tewas Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Kecelakaan tragis antara kereta api dan sebuah mobil terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

‎Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.52 WIB di jalan Tuko–Sidorejo, tepatnya di Dusun Sugihan. Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP yang mengangkut sembilan orang tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah barat ke timur.

‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Arie Eko, menjelaskan bahwa mobil tersebut melaju dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di perlintasan, kendaraan diduga berhenti di atas rel karena mengalami mati mesin.

‎“Pada saat bersamaan, kereta api sudah dalam jarak dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan terjadi pada bagian depan kiri kendaraan,” ujarnya.

‎Akibat kerasnya benturan, mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter, menabrak tiang jaringan telekomunikasi, lalu terjatuh ke area persawahan di sisi selatan rel.

‎Empat korban meninggal dunia masing-masing Nayla Dwi Kartika (10), Mukamat Sakroni (51), Dalni (51), dan Shazia Belvania Mutia (2). Seluruh korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pulokulon I sebelum dinyatakan meninggal dunia.

‎Sementara itu, korban lainnya mengalami luka-luka. Dua orang dirawat di RSUD Purwodadi dengan kondisi cukup serius, sedangkan korban lainnya menjalani rawat jalan. Pengemudi mobil, Kardi (50), dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan.

‎Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara, insiden terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

‎Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel kereta api, khususnya di perlintasan tanpa penjagaan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita