Klikjateng, Blora — Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sambongrejo Bersatu menggelar aksi damai dengan menutup akses jalan menuju Dukuh Gunungrowo, Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Selasa (31/03/2026). Aksi tersebut dipicu oleh kerusakan jalan desa yang diduga akibat aktivitas kendaraan berat proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Japah–Tunjungan.
Pantauan di lokasi, warga menanam pohon pisang dan memasang portal bambu di tengah jalan sebagai bentuk protes. Mereka menilai aktivitas truk molen milik PT Mitra Wardhana yang mengerjakan proyek senilai Rp27,9 miliar dari APBN 2025 telah merusak jalan desa tanpa adanya perbaikan.
Koordinator aksi, Keluk Peristawahan, menegaskan bahwa warga tidak menolak pembangunan, namun meminta tanggung jawab dari pihak kontraktor.
“Kami mendukung penuh pembangunan jalan, namun kami menagih janji PT Mitra Wardhana untuk memperbaiki kerusakan jalan desa kami akibat aktivitas kendaraan berat mereka,” ujarnya di sela aksi.
Aksi tersebut mendapat pengawalan dari jajaran Polres Blora yang dipimpin Kasat Intelkam Iptu Agus Wibowo. Tak lama kemudian, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Nidzamudin Al Hudda, hadir di lokasi untuk melakukan mediasi dengan warga.
Dalam dialog tersebut, disepakati bahwa kerusakan jalan akan segera dikoordinasikan dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Inpres Jalan Daerah untuk penanganan lebih lanjut. Sebagai langkah awal, pemerintah menjanjikan perbaikan sementara dengan penggrosokan batu.
“Kerusakan akibat aktivitas kendaraan berat PT Mitra Wardhana akan kami koordinasikan dengan PPK untuk segera dilakukan perbaikan. Untuk sementara, akan dilakukan penggrosokan batu,” jelas Nidzamudin.
Setelah mendapatkan penjelasan, warga akhirnya membuka kembali akses jalan dan membongkar portal serta pohon pisang yang sebelumnya dipasang. Meski demikian, warga memberikan tenggat waktu selama satu minggu kepada pemerintah daerah untuk merealisasikan janji perbaikan tersebut.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasi Humas AKP Midiyono memastikan situasi telah kembali kondusif.
“Sekitar pukul 13.50 WIB warga membubarkan diri dengan tertib. Akses jalan sudah kembali normal dan situasi kamtibmas di wilayah Tunjungan aman terkendali,” pungkasnya.






