Menu

Mode Gelap
Ziarah Makam R.A. Kartini, Pemkab Blora Teguhkan Semangat Emansipasi dan Kolaborasi Daerah Wabup Blora Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi Pemkab Rembang Bangun Traffic Light di Simpang Landoh, Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas Harlah ke-76 Fatayat NU, Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pertanian Organik Tasyakuran Mata Air Soco, Perhutani KPH Mantingan Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan RSUD dr. R. Soetijono Blora Resmikan Gedung Nusa Indah, Rayakan HUT ke-76 ‎

Berita

Ketua Bhayangkari Blora: Hari Ibu Bermakna Setiap Hari sebagai Penopang Keluarga

badge-check


					Ketua Bhayangkari Blora: Hari Ibu Bermakna Setiap Hari sebagai Penopang Keluarga Perbesar

Klikjateng, Blora – Momentum peringatan Hari Ibu Tahun 2025 dimaknai secara mendalam oleh Ketua Bhayangkari Cabang Blora, Retno Wawan Andi. Ia menegaskan bahwa peran ibu sejatinya hadir setiap hari sebagai penopang keluarga, sumber doa, sekaligus fondasi keberhasilan anak-anak.

Hal tersebut disampaikan Retno saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (22/12/2025). Ia menyebut, Hari Ibu tidak hanya dimaknai sebagai peringatan seremonial satu hari dalam setahun.

“Kalau Hari Ibu, buat saya setiap hari adalah hari ibu, karena tidak ada rasanya spesial satu hari ibu. Justru setiap hari itu spesial untuk ibu,” ujarnya.

Didampingi Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, Retno menekankan bahwa sosok ibu memiliki peran yang sangat fundamental dalam perjalanan hidup seorang anak. Ia bahkan menyebut ibu sebagai “malaikat” yang doa-doanya menjadi penopang utama kesuksesan anak.

“Seorang anak bisa sampai pada titik hari ini karena doa ibu. Doa ibu itulah yang bisa menembus langit dan terus mendukung kita,” jelasnya.

Menurut Retno, peran perempuan saat ini telah berkembang dan relatif sejajar dengan laki-laki di berbagai bidang, termasuk dunia kerja. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa perempuan, khususnya sebagai istri dan ibu, memiliki kodrat serta peran strategis yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan keluarga.

“Istri memiliki peran penting dalam menopang tugas dan pengabdian suami, sekaligus menjadi madrasah pertama bagi anak-anak di rumah. Semua itu harus berjalan beriringan dan saling menguatkan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa ibu merupakan pendidik utama bagi anak-anak, sekaligus pendukung utama suami dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya.

Mengakhiri keterangannya, Retno berharap para ibu, khususnya anggota Bhayangkari di Kabupaten Blora, terus berkembang, maju, dan menjadi sosok yang dibanggakan oleh anak-anak serta suaminya.

“Untuk ibu-ibu Bhayangkari di Blora, saya berharap meskipun ada yang bekerja, tetap menjalankan kodratnya mengurus anak-anak di rumah serta mendukung karier suami di kepolisian, khususnya di Polres Blora,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita