Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Pemkab Blora Gagas Program “Blora Jumat Bersarung” untuk Perkuat Budaya Kerja Religius ASN

badge-check


					Pemkab Blora Gagas Program “Blora Jumat Bersarung” untuk Perkuat Budaya Kerja Religius ASN Perbesar

Klikjateng, Blora — Pemerintah Kabupaten Blora menggagas program “Blora Jumat Bersarung” bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim pria sebagai upaya penguatan budaya kerja, nilai religius, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Gagasan tersebut disampaikan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman saat menghadiri Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bertema “Do The Best, Serve The Rest” dalam rangka Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, Jumat (19/12/2025).

Di hadapan para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengawas, penyuluh agama, serta peserta sosialisasi, Bupati menegaskan bahwa aparatur pemerintah tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat sebagai pondasi pelayanan kepada masyarakat.

“Bekerja dengan sungguh-sungguh adalah bagian dari ibadah. Jika ibadah kita baik, maka pelayanan dan kinerja kepada masyarakat juga akan semakin berkualitas,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora menjelaskan bahwa dirinya secara khusus mengenakan sarung sejak pagi hari saat memimpin rapat dan menghadiri sejumlah agenda kegiatan sebagai simbol ajakan untuk membumikan nilai kesederhanaan, religiusitas, serta kedekatan aparatur dengan budaya masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan rencana penerbitan surat edaran terkait pelaksanaan Jumat Bersarung bagi ASN Muslim pria di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kami rencanakan setiap hari Jumat ASN Muslim pria mengenakan sarung. Ketentuan ini akan dituangkan dalam surat edaran,” tegasnya.

Menurut Bupati, gerakan Jumat Bersarung bukan sekadar penggunaan busana tradisional, tetapi menjadi pengingat bagi ASN untuk menata niat, memperkuat integritas, serta menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dengan ibadah, khususnya di hari Jumat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Blora berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih humanis, religius, dan berkarakter, sehingga pelayanan publik kepada masyarakat semakin prima, beretika, dan berkeadilan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita