Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Usai Umrah, Bupati Blora Langsung Pimpin Apel di SMPN 1 Blora: Tegaskan Komitmen Lawan Bullying di Sekolah

badge-check


					Usai Umrah, Bupati Blora Langsung Pimpin Apel di SMPN 1 Blora: Tegaskan Komitmen Lawan Bullying di Sekolah Perbesar

Klikjateng, Blora – Usai menunaikan ibadah umrah, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, langsung memimpin apel pagi di SMP Negeri 1 Blora, Rabu (12/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan arahan khusus terkait peristiwa perundungan (bullying) yang beberapa waktu lalu sempat menjadi perhatian publik di media sosial.

Bupati Arief menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut dan menegaskan komitmennya untuk memastikan agar insiden serupa tidak kembali terjadi di lingkungan sekolah manapun di Kabupaten Blora.

“Hari ini saya datang untuk mendengarkan, memahami, dan mengajak kita semua belajar bersama. Peristiwa ini harus menjadi titik balik, menjadi awal perubahan menuju lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan berempati,” ungkap Bupati Arief di hadapan ratusan siswa dan guru.

Sebagai alumni SMPN 1 Blora, Bupati Arief mengajak seluruh siswa untuk menumbuhkan empati dan saling menghargai antar teman. Ia menekankan pentingnya berpikir sebelum bertindak agar tidak ada perkataan atau perbuatan yang melukai perasaan orang lain.

“Anak-anakku, sebelum berbicara, tanyakan pada diri sendiri apakah kata-kataku membuat orang lain senang atau justru terluka. Sebelum bertindak, pikirkan apakah aku ingin diperlakukan seperti itu. Empati adalah dasar dari persahabatan sejati dan lingkungan belajar yang sehat,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi langkah cepat pihak sekolah yang telah menenangkan situasi pascakejadian. Ia mendorong guru dan tenaga pendidik untuk memperkuat pengawasan serta mengembangkan kegiatan positif bagi siswa.

Beberapa langkah konkret yang disarankan antara lain penambahan kegiatan ekstrakurikuler di bidang olahraga, seni, fotografi, sinematografi, serta lomba vlog edukatif bagi siswa. Selain itu, sekolah juga diimbau untuk menambah CCTV di titik-titik rawan dan menerapkan indikator sekolah ramah anak secara konsisten.

“Saya juga akan mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Kabupaten Blora untuk bersama-sama mengurangi perundungan di sekolah. Ke depan, kita akan canangkan program Duta Anti Bullying sebagai bagian dari gerakan sekolah ramah anak di Kabupaten Blora,” tambahnya.

Bupati Arief turut mengajak Dinas Pendidikan serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) untuk melakukan pendampingan dan sosialisasi intensif kepada siswa, guru, dan orang tua.

“Saya titipkan anak-anak Kabupaten Blora kepada para guru dan tenaga pendidik. Mari bersama menciptakan lingkungan belajar yang aman, positif, serta membangun karakter anak-anak Blora yang berempati dan beretika,” pungkasnya.

Usai apel, Bupati Arief juga menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada sejumlah siswa SMPN 1 Blora yang berprestasi dalam ajang tingkat Provinsi Jawa Tengah. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi dan motivasi agar pelajar Blora terus berprestasi di berbagai bidang.

Apel tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Kepala Dinsos PPPA, Kepala SMPN 1 Blora beserta jajaran guru, serta seluruh siswa-siswi SMPN 1 Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita