Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

DPRD Blora Soroti Kebakaran Sumur Minyak, Supardi: Jangan Sampai Kejadian Serupa Terulang

badge-check


					DPRD Blora Soroti Kebakaran Sumur Minyak, Supardi: Jangan Sampai Kejadian Serupa Terulang Perbesar

Klikjateng, Blora – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora angkat bicara terkait tragedi kebakaran sumur minyak rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, yang menewaskan tiga orang dan melukai dua lainnya.

Ketua Komisi A DPRD Blora, Supardi, menegaskan bahwa musibah tersebut menjadi pelajaran berharga agar pemerintah bersama masyarakat lebih berhati-hati dalam mengelola sumur minyak rakyat.

“Kami prihatin dan berduka atas jatuhnya korban jiwa. DPRD mendorong agar semua pihak duduk bersama mencari solusi terbaik, termasuk penataan sumur rakyat agar aman bagi penambang maupun lingkungan,” ujar Supardi, Rabu (20/8/2025), saat meninjau lokasi dapur umum pengungsian.

Politisi yang akrab disapa Mbah Pardi itu menambahkan, praktik pengeboran yang tidak sesuai standar keselamatan harus segera ditertibkan agar tidak lagi memakan korban lanjutan. Ia juga mendorong koordinasi lebih erat antara Pemkab Blora, Pertamina, dan aparat penegak hukum (APH) untuk menertibkan sumur ilegal sekaligus mencari jalan keluar terkait legalisasi sumur rakyat.

“Jangan sampai kejadian serupa terulang. DPRD siap mengawal regulasi maupun kebijakan yang berpihak pada keselamatan masyarakat, tetapi tetap memperhatikan sisi ekonomi warga,” tegasnya.

Terkait terbitnya Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang pengelolaan sumur minyak masyarakat, Supardi menilai hal tersebut menjadi gejolak yang tidak bisa dibendung. Namun ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami tata kelola eksplorasi migas di Blora.

“Potensi migas di Ndono ini tinggi sekali. Monggolah ke depan ditata ulang dengan pengelolaan yang bagus,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas tragedi yang telah menelan korban jiwa.

“Jika memang ada indikasi kesalahan yang terstruktur, APH tidak mungkin tinggal diam. Saya pikir ada kejadian seperti ini APH tidak akan tinggal diam,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Supardi juga menyerahkan bantuan logistik berupa beras, mie instan, air mineral, serta kebutuhan anak-anak kepada ratusan warga yang mengungsi di posko darurat Desa Gandu. Bantuan itu diterima langsung oleh perwakilan warga terdampak.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita