Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Pemkab Blora Hentikan Program Ambyar Pak To, Dinilai Tak Efektif Dongkrak Pajak Restoran

badge-check


					Pemkab Blora Hentikan Program Ambyar Pak To, Dinilai Tak Efektif Dongkrak Pajak Restoran Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora resmi menghentikan program Ayo Bayar Pajak Restoran atau Ambyar Pak To yang telah berjalan selama setahun. Keputusan ini diambil usai evaluasi menunjukkan program tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan pajak restoran.

Plt Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, Susi Widyorini, mengatakan, nilai pajak restoran tidak mengalami kenaikan berarti, baik sebelum maupun sesudah penerapan program itu.

“Padahal ada biaya yang cukup besar, mulai dari hadiah hingga biaya pelaksanaan. Antara biaya yang dikeluarkan dengan pendapatan yang diperoleh dinilai tidak sebanding,” ujarnya, Selasa (13/8/2025).

Menurutnya, penghentian program ini justru menjadi langkah efisiensi anggaran daerah. Ia memastikan, tanpa program ini, perolehan pajak restoran tidak akan terdampak negatif.

“Program ini hanya berjalan satu tahun. Setelah dievaluasi tidak efektif, ya kita cari inovasi lain yang lebih tepat sasaran,” imbuhnya.

Ke depan, Pemkab Blora berencana menekan biaya pelaksanaan program tanpa mengurangi potensi pendapatan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menambah pemasangan tapping box di restoran. Perangkat ini akan dibiayai Bank Jateng dengan skema per ruas jalan, sehingga tidak membebani APBD.

“Kalau bisa kita tidak keluar biaya besar, tapi dampaknya terasa pada pendapatan,” tegas Susi.

Sebagai catatan, pada 2024 program Ambyar Pak To menyiapkan total hadiah senilai Rp100 juta, dengan hadiah utama sepeda listrik, diikuti smartphone, logam mulia, dan tabungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita