Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

Pemkab Blora Hentikan Program Ambyar Pak To, Dinilai Tak Efektif Dongkrak Pajak Restoran

badge-check


					Pemkab Blora Hentikan Program Ambyar Pak To, Dinilai Tak Efektif Dongkrak Pajak Restoran Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora resmi menghentikan program Ayo Bayar Pajak Restoran atau Ambyar Pak To yang telah berjalan selama setahun. Keputusan ini diambil usai evaluasi menunjukkan program tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan pajak restoran.

Plt Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, Susi Widyorini, mengatakan, nilai pajak restoran tidak mengalami kenaikan berarti, baik sebelum maupun sesudah penerapan program itu.

“Padahal ada biaya yang cukup besar, mulai dari hadiah hingga biaya pelaksanaan. Antara biaya yang dikeluarkan dengan pendapatan yang diperoleh dinilai tidak sebanding,” ujarnya, Selasa (13/8/2025).

Menurutnya, penghentian program ini justru menjadi langkah efisiensi anggaran daerah. Ia memastikan, tanpa program ini, perolehan pajak restoran tidak akan terdampak negatif.

“Program ini hanya berjalan satu tahun. Setelah dievaluasi tidak efektif, ya kita cari inovasi lain yang lebih tepat sasaran,” imbuhnya.

Ke depan, Pemkab Blora berencana menekan biaya pelaksanaan program tanpa mengurangi potensi pendapatan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menambah pemasangan tapping box di restoran. Perangkat ini akan dibiayai Bank Jateng dengan skema per ruas jalan, sehingga tidak membebani APBD.

“Kalau bisa kita tidak keluar biaya besar, tapi dampaknya terasa pada pendapatan,” tegas Susi.

Sebagai catatan, pada 2024 program Ambyar Pak To menyiapkan total hadiah senilai Rp100 juta, dengan hadiah utama sepeda listrik, diikuti smartphone, logam mulia, dan tabungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita