Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

BGN Bentuk Ketua Kelompok Kecamatan untuk Atur Penerima Program Makan Bergizi Gratis di Blora

badge-check


					BGN Bentuk Ketua Kelompok Kecamatan untuk Atur Penerima Program Makan Bergizi Gratis di Blora Perbesar

Klikjateng, Blora — Badan Gizi Nasional (BGN) berencana membentuk Ketua Kelompok Kecamatan di seluruh daerah, termasuk Kabupaten Blora, untuk mengantisipasi persaingan tidak sehat antar dapur layanan dalam merekrut penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini disampaikan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Blora, Artika Diannita, Senin (11/8/2025).

“Arahan dari pusat, nanti akan ada Korcam untuk mengatur penerima manfaat dari setiap dapur SPPG. Tujuannya supaya tidak ada rebutan siswa penerima manfaat, dan pembagian porsi lebih adil di semua dapur,” jelas Artika.

Menurutnya, saat ini beberapa dapur SPPG di Blora masih saling berebut penerima MBG. Nantinya, Ketua kelompok kecamatan SPPG akan bertugas menjembatani koordinasi dengan pihak kecamatan, puskesmas, koramil, serta para kepala dapur yang dikelola oleh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

“Semua koordinasi akan dilakukan berjenjang hingga ke tingkat Korwil SPPG Kabupaten,” tambahnya.

Artika juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 45 Surat Keputusan (SK) penempatan SPPI yang diterbitkan BGN untuk Kabupaten Blora.

“Penempatan siswa SPPI asal Blora sudah tersebar di 45 titik. Prosesnya melalui asesmen dapur, kemudian menunggu kelengkapan administrasi sebelum mulai beroperasi,” terangnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Inf Agung Cahyono, menyatakan pihak TNI siap membantu pengawasan distribusi penerima manfaat MBG di lapangan.

“Kami siap membantu pemetaan. Misalnya, dapur ini melayani sekolah A, sedangkan dapur lain di sekolah B, sehingga tidak terjadi tumpang tindih,” jelasnya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program nasional untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah, dengan melibatkan jaringan dapur komunitas, tenaga penggerak, serta dukungan lintas instansi di tingkat daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita