Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Blora Naik Kelas Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

badge-check


					Blora Naik Kelas Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya Perbesar

Klikjateng, Blora – Kabupaten Blora kembali mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional. Tahun ini, Blora berhasil meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya, naik satu peringkat dari sebelumnya kategori Madya pada tahun 2023.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wakil Kepala BKKBN), dalam acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025) malam. Turut mendampingi penyerahan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan.

Prestasi ini menempatkan Blora sejajar dengan daerah-daerah berprestasi lainnya seperti Surakarta, Lamongan, Mojokerto, Makassar, Blitar, Tegal, Bondowoso, Madiun, Pemalang, dan Klaten.

Apresiasi dan Target Naik ke Kategori Utama

Usai menerima penghargaan, Bupati Arief Rohman yang didampingi Bunda Forum Anak Kabupaten Blora, Ainia Shalichah Arief Rohman, menyampaikan rasa bangganya. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten yang telah berkontribusi dalam capaian ini.

“Alhamdulillah, Blora kembali naik kelas meraih penghargaan KLA kategori Nindya. Terima kasih untuk kerja keras semua pihak. Ke depan, target kita jelas, harus naik ke kategori Utama,” tegas Bupati Arief.

Bupati juga mengajak semua pihak terkait untuk terus bersinergi demi memenuhi hak anak dan menciptakan lingkungan yang ramah anak di Blora.

Penghargaan atas Komitmen Pemenuhan Hak Anak

Penghargaan KLA Nindya merupakan bentuk pengakuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) terhadap kabupaten yang berhasil menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Penilaian meliputi ketersediaan fasilitas pendidikan dan kesehatan, ruang bermain yang aman, partisipasi aktif masyarakat, serta perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi.

Perjalanan Panjang Menuju Nindya

Capaian ini bukan datang secara instan. Sebelumnya, Blora selama lima tahun berturut-turut berada di kategori Pratama, sebelum naik ke Madya pada 2023. Lonjakan prestasi ini tidak lepas dari kerja keras Pemkab Blora dalam membangun program pembangunan berorientasi hak anak.

Verifikasi lapangan secara hybrid dilakukan oleh tim dari Kementerian PPPA dan Dinas P3AP2KB Provinsi Jawa Tengah pada 5 Juni 2023 lalu, menjadi bagian penting dari proses penilaian.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi, sebelumnya menegaskan bahwa target Pemkab Blora pada 2025 adalah naik dari Madya ke Nindya, dan kini target tersebut telah tercapai.

“Kalau ditanya target, memang dari awal kita menargetkan dari Madya naik ke Nindya. Ini berkat kerja keras semua pihak,” ujar Luluk.

Ia menjelaskan, penilaian KLA dibagi dalam lima tingkatan: Pratama (nilai 500–600), Madya (601–700), Nindya (701–800), Utama (801–900), dan KLA bagi daerah dengan nilai 901–1.000.

Dengan raihan ini, Blora semakin mantap melangkah untuk menargetkan peringkat KLA kategori Utama pada penilaian mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita