Menu ✖

Mode Gelap
Gastra Blora Salurkan Santunan untuk 3.000 Anak Yatim, Baznas Kumpulkan Rp1,4 Miliar per Bulan Viral Truk Tangki Agung Tirta Masuk Makam di Cepu, Warganet Heboh Bahas Makam yang Ditabrak 132 UMKM Blora Terima Bantuan Gerobak BRI Peduli, Eva Monalisa Dorong Usaha Kecil Naik Kelas Polsek Kedungtuban dan Bhayangkari Salurkan Bansos untuk Korban Puting Beliung di Nglandeyan PT Djarum Bedah 16 Rumah Warga Rembang, Bupati Harno Berharap Tahun Depan Bertambah Jadi 50 Unit Kasatreskrim Polres Blora AKP Andika Arya Pratama Siapkan Langkah Adaptif, Fokus Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ‎

Berita

Speling, Solusi Akses Layanan Dokter Spesialis bagi Warga Pedesaan Grobogan

badge-check


					Speling, Solusi Akses Layanan Dokter Spesialis bagi Warga Pedesaan Grobogan Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Pemerintah Kabupaten Grobogan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program ini dinilai menjadi jawaban atas tantangan akses layanan kesehatan bagi warga desa, terutama mereka yang terkendala jarak, transportasi, dan biaya.

Hal itu disampaikan dalam dialog interaktif di Radio Purwodadi FM, Rabu (6/8/2025), yang menghadirkan Wakil Bupati Grobogan H. Sugeng Prasetyo sebagai narasumber bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika serta Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Penunjang Dinas Kesehatan Grobogan.

“Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan hingga ke pelosok desa,” tegas Wabup Sugeng. Ia menambahkan bahwa seluruh layanan dalam program Speling tidak dipungut biaya alias gratis.

Program Speling menghadirkan layanan kesehatan dari dokter spesialis langsung ke tengah-tengah masyarakat desa. Layanan ini meliputi pemeriksaan penyakit menular seperti TBC dan kanker serviks, deteksi penyakit kusta, kesehatan jiwa, pemantauan kondisi ibu hamil dan anak, hingga pemeriksaan untuk kelompok lansia dan rentan lainnya.

Pelaksanaan Speling di Grobogan mendapat dukungan dari berbagai rumah sakit, di antaranya RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi, RSUD Ki Ageng Selo Wirosari, RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug, RS Islam Purwodadi, RS Panti Rahayu, RSU Permata Bunda, RS PKU Muhammadiyah Gubug, RS Habibullah Gabus, RS Tri Medika Ketapang, dan RS Sekar Laras.

Melalui kolaborasi lintas fasilitas kesehatan tersebut, layanan Speling ditargetkan menjangkau 72 desa di 19 kecamatan yang telah dipetakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Penunjang, pendekatan jemput bola yang dilakukan Speling telah terbukti efektif dalam mendekatkan layanan spesialis kepada masyarakat yang selama ini sulit menjangkau rumah sakit.

“Dengan pendekatan ini, masyarakat tak perlu menempuh perjalanan jauh atau mengorbankan pekerjaan harian hanya untuk mendapatkan layanan spesialis,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Grobogan menilai bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga, tanpa memandang lokasi tempat tinggal. Oleh karena itu, program Speling dinilai sebagai bentuk pelayanan yang lebih manusiawi dan merata.

“Komitmen kami adalah menghadirkan layanan kesehatan yang benar-benar dirasakan oleh seluruh warga, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil,” pungkas Wabup Sugeng.

Program Speling tidak hanya memperpendek jarak fisik antara masyarakat dan fasilitas kesehatan, tetapi juga memperkuat kepercayaan warga terhadap perhatian dan kehadiran negara dalam sektor kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita