Menu

Mode Gelap
Kementan Dorong Pengembangan Gula Tumbu di Rembang, Jadi Alternatif Hilirisasi Tebu ‎ Lebih dari Sekadar Dakwah, Bupati Tantang Muslimat NU Blora Kembangkan Pertanian Organik dan Ayam Kampung Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Blora Gelar FABLO 2026, Bupati Ajak Anak Peduli Lingkungan dan Lestarikan Tradisi ‎ Pemkab Blora dan Polres Salurkan Bantuan Air Bersih, Bupati: APBD Siapkan 1.400 Tangki untuk Atasi Kekeringan ‎ Truk Ditabrak KA Ambarawa di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jati, Sopir Alami Luka Berat 225 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang, 30 Siswa Berasal dari Blora ‎

Berita

Kepala BGN: Serangga Bisa Masuk Menu Makan Bergizi Gratis, Sesuai Potensi Lokal

badge-check


					Kepala BGN: Serangga Bisa Masuk Menu Makan Bergizi Gratis, Sesuai Potensi Lokal Perbesar

Klikjateng, Blora – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan bahwa serangga bisa menjadi salah satu menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), tergantung pada potensi sumber daya di masing-masing daerah.

“Kalau ada daerah-daerah tertentu yang terbiasa makan seperti itu (serangga), itu (serangga) bisa menjadi menu di daerah tersebut,” ujar Dadan, dikutip dari Antara, Kamis (30/01/2025).

Dadan menegaskan bahwa BGN tidak menetapkan standar menu nasional, tetapi lebih kepada standar komposisi gizi nasional. Dengan demikian, variasi menu MBG akan disesuaikan dengan ketersediaan bahan pangan lokal di setiap daerah.

“Misalnya, ada daerah yang banyak telur, ada yang banyak ikan, itu bisa menjadi pilihan sumber protein utama,” tambahnya.

Tak hanya sumber protein, Dadan juga membuka kemungkinan adanya variasi karbohidrat dalam program MBG. Jika suatu daerah lebih terbiasa mengonsumsi jagung, singkong, atau pisang rebus, maka tidak menutup kemungkinan nasi dalam menu MBG dapat digantikan oleh bahan pangan tersebut.

“Itu contoh bagaimana keragaman pangan bisa diakomodasi dalam program makan bergizi,” jelasnya.

Saat ini, program MBG telah berjalan di 31 provinsi dengan total 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi dalam penyediaan makanan bergizi. Pada periode Januari–April 2025, MBG menargetkan 3 juta penerima manfaat, yang kemudian ditingkatkan menjadi 6 juta penerima manfaat pada tahap berikutnya, yaitu April–Agustus 2025.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi masyarakat dengan tetap mempertimbangkan potensi pangan lokal di setiap daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita