Klikjateng, Blora – Sebanyak 785 jamaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Blora tahun 2026 mengikuti pembukaan kegiatan manasik haji yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Blora sejak lembaga tersebut terbentuk.
Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan jamaah dari berbagai kecamatan tampak mulai berdatangan. Ada yang hadir sendiri, berkelompok, hingga diantar keluarga. Petugas tampak sigap dan ramah menyambut para calon tamu Allah SWT serta mengarahkan jamaah untuk duduk sesuai kelompok masing-masing.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan lantunan Sholawat Nariyah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Pembukaan manasik dilakukan langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, didampingi Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Blora, H. Ali Muhidin.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Blora, Ali Muhidin, menyampaikan bahwa setelah pembukaan tingkat kabupaten, manasik akan dilanjutkan di tujuh lokasi sesuai kecamatan terdekat jamaah, yang dijadwalkan berlangsung pada 9–12 Februari 2026.
“Untuk keberangkatan, rencananya akan dilaksanakan pada awal Mei 2026. Jamaah haji Blora masuk gelombang kedua awal, dan terbagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter),” jelasnya.
Rinciannya, Kloter 44 berisi 244 jamaah calon haji Blora ditambah 1 Petugas Haji Daerah (PHD) yang bergabung dengan Kabupaten Kudus. Kloter 45 diisi 354 jamaah calon haji full dari Blora dengan tambahan 2 PHD. Sementara Kloter 46 terdiri dari 184 jamaah calon haji Blora yang akan bergabung dengan Kabupaten Rembang.
“Karena ini perdana di Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Blora, kami juga membuka saran dan masukan agar pelayanan ke depan bisa semakin baik,” imbuh Ali Muhidin.
Pesan Jaga Kesehatan
Dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman mengajak seluruh jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan sejak dini, mengatur pola makan, serta rutin berolahraga.
“Senang rasanya bisa berdiri di hadapan 785 jamaah calon haji, calon tamu Gusti Allah SWT. Jenengan semua adalah orang-orang terpilih. Tidak semua yang punya uang bisa berangkat tahun ini. Bahkan kadang yang belum merasa mampu justru diundang lebih dahulu,” tutur Bupati.
Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya ibadah rohani, tetapi juga ibadah fisik, sehingga kondisi tubuh harus benar-benar dipersiapkan.
“Kami berharap seluruh jamaah calon haji Kabupaten Blora bisa mengikuti manasik dengan lancar, berangkat dan pulang dalam keadaan sehat, serta memperoleh predikat haji mabrur, aamiin,” ucapnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Arief itu juga berpesan agar jamaah mengikuti seluruh tahapan manasik secara lengkap dan runtut. Terutama bagi jamaah yang belum pernah ke Tanah Suci sama sekali.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Arief Rohman bersama Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Blora menyerahkan souvenir kepada jamaah calon haji tertua, Jaeman Wakiman (85) asal Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, serta jamaah termuda, Siti Dina Rahmawati (19) asal Desa Klokah, Kecamatan Kunduran.
Siti Dina mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan berhaji di usia muda.
“Alhamdulillah, saya dari Desa Klokah, Kecamatan Kunduran, merasa senang dan bersyukur. Semoga kami semua dapat mengikuti manasik dengan lancar,” ujarnya singkat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Kabupaten Blora KH. Muharror Ali yang memimpin doa, perwakilan Kementerian Agama, serta unsur Forkopimda Kabupaten Blora.






