Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Wamentan Sudaryono Tegaskan HPP Gabah Rp 6.500 Berlaku Mulai 15 Januari 2025

badge-check


					Wamentan Sudaryono Tegaskan HPP Gabah Rp 6.500 Berlaku Mulai 15 Januari 2025 Perbesar

Klikjateng, Blora – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram akan mulai berlaku pada 15 Januari 2025. Pernyataan ini disampaikan melalui kanal TikTok resminya dan saat kunjungannya ke Desa Pelabuhan Dalam, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (13/1/2025).

Dalam video yang diunggah di TikTok, Sudaryono mengungkapkan bahwa saat ini harga gabah di lapangan masih ada yang berada di kisaran Rp 5.400 per kilogram. Ia menilai kondisi ini sangat merugikan petani dan telah meminta Bulog Sumatera Selatan untuk memastikan pembelian gabah sesuai HPP mulai 15 Januari 2025.

“Petani harus mendapatkan keuntungan yang layak, karena semangat mereka menentukan produktivitas pangan nasional. Jika petani untung, panen meningkat, dan kita tidak perlu impor lagi,” ujar Sudaryono dalam unggahannya.

Ia juga menegaskan bahwa semua pihak, termasuk aparat, harus berperan aktif dalam mengawal kebijakan ini. Menurutnya, kesejahteraan petani merupakan kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan Indonesia.

“Mari kita kawal bersama kebijakan ini agar berjalan dengan baik. Petani sejahtera, ketahanan pangan terjaga,” pungkasnya.

Video pernyataan Sudaryono ini mendapat beragam respons dari netizen, terutama dari kalangan petani yang berharap kebijakan tersebut dapat terealisasi di lapangan tanpa kendala.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita