Menu

Mode Gelap
Kemen PU Verifikasi Usulan Stadion Sepakbola Blora, Eks Lapangan Golf Dinilai Paling Memungkinkan Wabup Blora Tinjau Progres Pembangunan Pasar Ngawen, Ditarget Rampung Juni 2026 ‎ Transparan dan Partisipatif, APBDes 2026 Tamanrejo Resmi Disahkan Konferensi Kades/Lurah dan Instansi Se-Kecamatan Jepon, Bahas PBI Nonaktif dan Intensifikasi PBB Curi 16 Kg Cabai di Sawah Geneng, Warga Bojonegoro Diamankan Polsek Jepon ‎ Pemkab Blora–BTN Teken MoU Layanan Perbankan di Goa Terawang, Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah ‎

Berita

Wabup Blora Tinjau Progres Pembangunan Pasar Ngawen, Ditarget Rampung Juni 2026 ‎

badge-check


					Wabup Blora Tinjau Progres Pembangunan Pasar Ngawen, Ditarget Rampung Juni 2026 ‎ Perbesar

Klikjateng, Blora – Pembangunan kembali Pasar Induk Ngawen, Kabupaten Blora, terus dikebut. Pasar yang terbakar pada 9 Januari 2024 dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 30,69 miliar itu kini tengah dibangun ulang menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 30 miliar.

‎Rabu (11/2/2026), Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini meninjau langsung progres pembangunan pasar tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan aman, lancar, dan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

‎Dalam kunjungan itu, Wabup yang akrab disapa Budhe Rini didampingi Asisten Sekda Blora dan jajaran OPD terkait. Turut hadir perwakilan Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR yang dipimpin Kasubdit Wilayah II Direktorat IDPPKOSB Ditjen Prasarana Strategis, Dendy Kurniadi.

‎Dendy Kurniadi menyampaikan bahwa progres pembangunan terus dipercepat agar bisa selesai lebih awal dari jadwal kontrak.

‎“Kami menargetkan saat libur Hari Raya atap bangunan sudah terpasang, dan pembangunan pasar dapat selesai pada Juli 2026. Bahkan kami upayakan bisa selesai pada Juni agar masyarakat dapat segera memanfaatkan pasar saat musim libur sekolah,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, selain pembangunan gedung utama pasar, proyek tersebut juga mencakup penanganan persoalan genangan air di permukiman sekitar pasar. Nantinya akan dibangun saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

‎“Ternyata saat musim hujan kampung sebelah pasar sering tergenang air, kita buatkan saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai,” ungkapnya.

‎Sementara itu, Budhe Rini menegaskan pentingnya koordinasi lintas pihak agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi tanpa menghambat progres pembangunan.

‎“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan baik dan lancar. Jika ada kendala, segera dikomunikasikan dan disinkronkan agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu,” pesannya kepada pelaksana proyek.

‎Diketahui, pembangunan kembali Pasar Ngawen dimulai pada pertengahan November 2025 dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender atau sekitar delapan bulan. Sesuai kontrak kerja, proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2026.

‎Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemadatan tanah, pendirian tiang struktur utama bangunan, pengecoran lantai, serta pembangunan saluran air bersih dan saluran pembuangan.

‎Sebagai kilas balik, kebakaran besar yang melanda Pasar Ngawen pada awal 2024 menyebabkan kerugian material hingga Rp 30,6 miliar dan melumpuhkan aktivitas perdagangan warga. Karena itu, pembangunan kembali pasar menjadi prioritas pemerintah untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat setempat.

‎Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, progres pembangunan juga telah ditinjau langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmad Pambudy, bersama Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman. Pemerintah berharap pasar baru nantinya dapat menjadi pusat perdagangan yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendorong pemulihan ekonomi para pedagang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita