Menu

Mode Gelap
Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa Pesona Air Terjun Kalimancur, Surga Wisata Alam di Lereng Pegunungan Lasem

Berita

Visi Misi Tambal Sulam: Paslon 02 Dinilai Gagal Tunjukkan Komitmen Pemajuan Kebudayaan

badge-check


					Visi Misi Tambal Sulam: Paslon 02 Dinilai Gagal Tunjukkan Komitmen Pemajuan Kebudayaan Perbesar

Klikjateng, Blora – Debat kedua Pilkada Blora yang berlangsung di Hotel Kyriad Arra Cepu, Minggu (17/11/24), menghadirkan tema “Mewujudkan Masyarakat Blora yang Harmonis Berbasis Ketahanan Sosial dan Budaya yang Kokoh”. Namun, sesi ini berubah menjadi ajang kritik tajam terhadap Paslon nomor urut 02, Abu Nafi-Andika Adikrishna (ABDI). Paslon ini dinilai tidak serius dalam memprioritaskan kebudayaan, sebuah pilar penting yang menjadi salah satu fokus tema debat.

Paslon 01, Arief Rohman-Sri Setyorini (ASRI), memanfaatkan sesi tanya jawab untuk mempertanyakan visi dan misi Paslon 02 terkait kebudayaan. Arief mengkritik ketidakjelasan program pemajuan kebudayaan dalam dokumen visi misi yang telah diserahkan Paslon 02 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kebudayaan adalah Pilar Harmoni Sosial”

Arief menegaskan bahwa kebudayaan memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni sosial di Blora. Ia mempertanyakan absennya program kebudayaan dalam visi misi Paslon 02.

“Kebudayaan adalah salah satu pilar penting untuk menjaga harmoni sosial. Namun, dalam dokumen visi misi Paslon 02, tidak terlihat adanya komitmen nyata untuk memajukan kebudayaan Blora. Bagaimana bisa berbicara tentang kebudayaan jika tidak ada program yang jelas?” tanya Arief.

Abu Nafi: Klaim Kedekatan dengan Budaya

Menanggapi kritik tersebut, Abu Nafi menyebutkan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan seni dan budaya. Ia mengklaim pernah mendukung beberapa kegiatan seni, seperti pembinaan barongan, lomba dalang cilik, dan kolaborasi keroncong dengan kulintang.

Namun, klaim ini dianggap tidak cukup meyakinkan. Arief menekankan bahwa tanpa landasan hukum dan program konkret, segala upaya pemajuan kebudayaan hanya akan menjadi wacana kosong.

“Kami sudah merancang Perda Pemajuan Kebudayaan untuk melindungi seni dan budaya di Blora. Tanpa regulasi, program yang diusung hanya ‘omong omong doang’. Paslon 02 harus menjelaskan mengapa isu penting ini tidak tercantum dalam visi misi mereka. Apakah ini karena lupa, atau memang tidak ada perhatian serius?” tegas Arief.

Janji Tambal Sulam Paslon 02

Abu Nafi mencoba meredakan kritik dengan janji melengkapi visi misi dalam 100 hari pertama jika terpilih.

“Dalam 100 hari kerja, saya akan turun ke desa-desa untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kelengkapan visi misi kami akan berbicara atas nama rakyat Kabupaten Blora,” kata Abu Nafi.

Namun, janji ini justru memperkuat kesan bahwa Paslon 02 tidak memiliki perencanaan matang. Kritik semakin tajam ketika Arief menilai janji tersebut sebagai strategi tambal sulam yang menunjukkan ketidaksiapan Paslon 02 dalam memimpin Blora.

Masyarakat Ingin Kebijakan Konkret

Debat ini memantik harapan masyarakat agar kedua Paslon menunjukkan komitmen nyata dalam pemajuan kebudayaan. Agus, salah satu warga Blora, menyatakan pentingnya visi misi yang matang sejak awal.

“Kalau sekarang saja sudah ada kekurangan, bagaimana masyarakat bisa percaya pada keseriusan Paslon 02?” ungkap Agus.

Debat ini menjadi penilaian penting bagi masyarakat untuk menentukan pilihan mereka pada Pilkada mendatang, dengan menimbang sejauh mana kedua Paslon serius dalam mewujudkan visi dan misi mereka, khususnya dalam bidang kebudayaan.

Visi Misi Paslon

Sebagai informasi, berikut adalah visi misi kedua Paslon:

Paslon 01 Arief Rohman-Sri Setyorini (ASRI)

Visi:
“Sesarengan mBangun Blora, Maju dan Berkelanjutan”

Misi:

1. Mewujudkan infrastruktur yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.

2. Meningkatkan kualitas SDM.

3. Meningkatkan produktivitas sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan investasi.

4. Mewujudkan pemerintahan yang berintegritas, adaptif, dan kolaboratif.

5. Memperkuat ketahanan sosial budaya, ekonomi, dan ekologi.

6. Menciptakan lingkungan kondusif untuk investasi dan pembangunan berkelanjutan.

Paslon 02 Abu Nafi-Andika Adikrishna Gunarjo (ABDI)

Visi:
“Blora Hebat Bermartabat”

Misi:

1. Membangun sarana publik yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.

2. Meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pemberdayaan UMKM berbasis kearifan lokal.

3. Mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

4. Menciptakan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan akuntabel.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita