Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Tingkatkan Kompetensi Kader, Pemkab Kudus Gelar Bimtek 25 Keterampilan Dasar Posyandu

badge-check


					Tingkatkan Kompetensi Kader, Pemkab Kudus Gelar Bimtek 25 Keterampilan Dasar Posyandu Perbesar

Klikjateng, Kudus – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) 25 Keterampilan Dasar bagi Kader Posyandu di Hotel @HOM Kudus, Kamis (13/11/2025). Sebanyak 197 kader dari seluruh wilayah Kabupaten Kudus mengikuti pelatihan yang digelar selama dua hari, 13–14 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Endhah menyampaikan apresiasi atas semangat para kader yang selama ini berperan aktif dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Semoga pelaksanaan bimtek dua hari ini memberikan pemahaman mendalam tentang 25 keterampilan dasar serta tugas dan kewajiban sebagai kader posyandu. Kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan karena dari panjenengan semua kondisi masyarakat bisa terpantau dengan baik,” ujarnya.

Endhah menambahkan bahwa posyandu kini telah bertransformasi menjadi New Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Konsep ini mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan enam bidang utama, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

“Aduan masyarakat kini bisa terkoordinir lebih baik melalui posyandu. Misalnya terkait warga yang membutuhkan kursi roda atau bantuan perumahan rakyat. Salah satunya berkaitan dengan sanitasi yang kami sinergikan dengan Djarum Foundation, karena sanitasi sangat penting dalam penanganan stunting dan kesehatan keluarga,” jelasnya.

Ia berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya langsung di lapangan.

“Terima kasih kepada semua peserta pelatihan. Tanpa panjenengan semua, pemantauan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan tidak bisa berjalan optimal. Harapannya, 25 keterampilan dasar dapat diaplikasikan langsung di masyarakat,” imbuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Mustiko, juga memberikan pesan kepada para kader agar memanfaatkan bimtek ini sebagai momentum peningkatan kapasitas.

“Selamat mengikuti pelatihan dengan baik. Gunakan kesempatan ini untuk memperdalam keterampilan dan saling berbagi pengalaman antar kader. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Kudus,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap para kader posyandu semakin tangguh, profesional, dan berdaya dalam mendukung terwujudnya Kudus Sehat — yakni sejahtera, harmoni, dan takwa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita