Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

RSUD dr. R. Soetijono Blora Terima Tambahan 8 Mesin Hemodialisa dari BPJS Kesehatan

badge-check


					RSUD dr. R. Soetijono Blora Terima Tambahan 8 Mesin Hemodialisa dari BPJS Kesehatan Perbesar

Klikjateng, Blora – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora mendapatkan dukungan penting dari BPJS Kesehatan Cabang Pati berupa tambahan 8 unit mesin Hemodialisa (HD). Tambahan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan bagi pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah secara rutin.

Direktur Utama RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Puji Basuki, melalui Kepala Bidang Pelayanan, dr. Farida Laela, mengonfirmasi hal ini pada Sabtu (14/9/2024). “Benar, ada penambahan 8 mesin HD dari BPJS Kesehatan Cabang Pati yang telah disalurkan di RSUD Blora belum lama ini,” ujar Farida.

Dengan tambahan ini, RSUD Blora kini memiliki total 24 unit mesin HD. Dari jumlah tersebut, 13 unit aktif digunakan, 1 unit digunakan untuk pasien ICU, 1 unit sebagai mesin cadangan, 1 unit untuk pasien infeksius, serta 8 unit tambahan dari BPJS Kesehatan. Penambahan ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan cuci darah yang sebelumnya kerap mengalami antrean panjang.

“Dengan adanya tambahan mesin, kini pelayanan pasien gagal ginjal dapat dilakukan enam hari penuh, dari Senin hingga Sabtu, dengan jadwal dua sesi per hari,” jelas Farida. Jadwal pagi berlangsung dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, sementara sesi siang dimulai pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Jumlah pasien yang menunggu untuk cuci darah sebelumnya berkisar di angka 30 orang, dan kini dengan tambahan mesin, RSUD Blora mampu melayani lebih dari 35 pasien setiap minggunya. “Pasien yang dalam kondisi gawat darurat, seperti dari IGD atau pasien rawat inap, juga tetap akan terlayani dengan baik,” tambah Farida.

Salah satu pasien, Marfuah, warga Kelurahan Kunden, Blora, merasa bersyukur dengan adanya tambahan mesin HD ini. “Dulu saya harus cuci darah siang hari, sekarang bisa dijadwalkan pagi. Ini sangat membantu, karena saya bisa pulang dan berkumpul dengan keluarga lebih cepat,” ujarnya. Marfuah, yang telah menjalani cuci darah selama tiga tahun, juga mengungkapkan rasa syukurnya karena kini ia tak perlu jauh-jauh pergi ke Semarang untuk mendapatkan pelayanan yang sama.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Wahyu Giyanto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal. “Kami mendukung penuh dengan tambahan 8 mesin HD agar pelayanan semakin mudah dan memadai,” jelas Wahyu.

Penambahan mesin HD di RSUD dr. R. Soetijono Blora ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora, terutama bagi pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah secara berkala.

(Ag/V)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita