Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Penghargaan Blora Award dan FBI Warnai Penutupan PPI Jawa Tengah 2025

badge-check


					Penghargaan Blora Award dan FBI Warnai Penutupan PPI Jawa Tengah 2025 Perbesar

Klikjateng, Blora – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, secara resmi menutup gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah Tahun 2025 yang berlangsung sejak 26 hingga 28 September di Lapangan Kridosono, Minggu (28/9/2025). Penutupan ditandai dengan penyerahan sejumlah penghargaan bergengsi, yakni Blora Award dan Festival Blora Inovasi (FBI) 2025.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung suksesnya PPI 2025. Ia menekankan bahwa ajang ini harus menjadi wadah kolaborasi antardaerah, tidak hanya berhenti pada pameran.

“Semoga kegiatan ini menjadi wadah silaturahim sekaligus promosi antar kabupaten untuk berjejaring, berkolaborasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif serta UMKM di Jawa Tengah,” ujar Bupati.

Inovasi Sederhana, Blora Jadi Kabupaten Terinovatif

Bupati Arief juga menegaskan bahwa menjadi daerah terinovatif tidak harus bermodal besar. Ia mencontohkan inovasi berbasis kotoran sapi yang sempat mengejutkan para juri pada tahun pertama penilaian. Dengan populasi sapi terbesar di Jawa Tengah, limbah tersebut berhasil diolah menjadi pupuk organik dan dijadikan rujukan daerah lain.

“Inovasi sederhana namun bermanfaat ini membuktikan bahwa dengan modal yang dimiliki, Blora bisa menjadi kabupaten terinovatif. Harapannya prestasi ini bisa dipertahankan di level nasional,” tegasnya.

Deretan Penghargaan

Pada kesempatan tersebut, sejumlah penghargaan diberikan kepada individu, desa, OPD, hingga lembaga di berbagai bidang.

Lomba Literasi: Juara Lomba Video Konten Literasi diraih Nuraini Khoirul Fatma, Raden Djagad Ar Royan, dan Muhammad Afan Faruq Al Hakim.

Perpustakaan Desa Terbaik: Perpustakaan Lentera Desa Balong, Perpustakaan Kartini Desa Nglobo, dan Perpustakaan Taufik Hidayah Desa Bacem.

Resensi Buku & Surat untuk Presiden: Pemenang diraih pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK, di antaranya Keysha Audreymayna Saputra, Alya Pinasti Dewi, dan Nuril Istiqomah.

GISA Award: Desa Bradag (Ngawen), Desa Krocok (Japah), dan Desa Gedongsari (Banjarejo).

Desa Antikorupsi: Desa Mojorembun (Kradenan), Desa Cabak (Jiken), dan Desa Ngilen (Kunduran).

Festival Blora Inovasi: Kategori pelajar dimenangkan Ary Prasetyo dan kawan-kawan, kategori umum dimenangkan Puruhita Wikan Praeska, Gartatik, serta Eva Hertnacahyani.

Kategori OPD: Juara pertama Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan, disusul Bappeda, serta Dinas PMD.

Kategori Kecamatan: Juara I Kecamatan Cepu, Juara II Kecamatan Ngawen, Juara III Kecamatan Blora.

Kategori Puskesmas: Puskesmas Japah (I), Puledagel (II), Todanan (III).

Kategori Terinovatif: Puskesmas Jepon (I), Japah (II), Sambong (III).

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada LKS Darul Hakim, Desa Kutukan (Randublatung), serta tokoh muda dan organisasi pemuda desa yang berprestasi.

Prestasi Provinsi dan Nasional

Sejumlah capaian juga diraih di tingkat Jawa Tengah dan nasional, di antaranya:

Posyandu Dwi Waluyo Desa Kentong juara II Posyandu berprestasi tingkat Jateng.

Arva Dafis Saputra juara I MAPSI tingkat Jateng.

Drs. Slamet, MM.Pd meraih Wira Karya Kencana tingkat nasional.

Diskominfo Blora dinobatkan sebagai Kabupaten Informatif dalam Anugerah KIP.

Dinas PU-PR Blora juara II OPD jasa konstruksi terbaik tingkat nasional.

Inspektorat Blora meraih penghargaan penanganan pengaduan terbaik dari LKPP.

RSUD Dr. R. Soetijono Blora mendapat apresiasi sebagai inovasi unggulan Kabupaten terinovatif pada ajang IGA.

Tak ketinggalan, sejumlah OPD lain seperti Dinas Sosial PPPA, Dindagkop UKM, hingga DPMPTSP juga menorehkan prestasi nasional di bidang pelayanan publik, ketertiban ukur, hingga penghargaan Kabupaten Layak Anak.

Bukti Kreativitas Blora

Deretan penghargaan yang diterima menjadi bukti nyata kreativitas masyarakat dan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis inovasi.

“Capaian ini menunjukkan bahwa Blora mampu bersaing, baik di level provinsi maupun nasional. Mari kita terus berinovasi untuk kemajuan daerah,” pungkas Bupati Arief.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita