Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Pemerintahan

Pemkab Rembang, Dukung Petani dengan Siapkan Listrik di Sawah

badge-check


					Pemkab Rembang, Dukung Petani dengan Siapkan Listrik di Sawah Perbesar

Klikjateng, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang berencana menyediakan sumber listrik di area persawahan untuk dimanfaatkan petani. Hal itu diperlukan, untuk memenuhi kebutuhan petani akan listrik yang terjangkau, guna mengoperasikan pompa air saat mengairi sawah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan menjelaskan, curah hujan pada masa tanam (MT) 2 di Rembang cukup rendah. Karena itu, petani terpaksa mengandalkan air tanah yang dipompa menggunakan mesin diesel.

Disampaikan, selama ini, petani menggunakan listrik dari rumah warga yang jaraknya cukup jauh, sehingga menimbulkan risiko jika tidak menggunakan kabel standar. Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya berkomunikasi dengan PLN untuk menyediakan sumber listrik langsung di area persawahan. Hasilnya, usulan tersebut sangat mungkin diakomodasi oleh PLN.

“Tadi diterangkan (pihak PLN) memang memungkinkan ada program itu (sumber listrik di area persawahan) untuk didaftarkan dan disampaikan ke PLN (pusat). Kira-kira berapa yang membutuhkan pemasangan, nanti akan difasilitasi pemasangannya,” ujar Agus, saat dihubungi, Kamis (13/6/2024).

Sumber listrik tersebut, lanjut Agus, nantinya akan diletakkan di jalan terdekat dari area persawahan, sehingga petani hanya perlu menggunakan sedikit kabel untuk menghidupkan pompa air. Ini membuat penggunaan listrik lebih aman dan efisien, dibandingkan bahan bakar minyak atau gas.

Agus menambahkan, inisiatif ini ditujukan untuk kawasan persawahan yang memiliki sumber air tanah, seperti di Desa Waru dan Kasreman (Kecamatan Rembang), serta Desa Kuangsan (Kecamatan Kaliori).

“Kawasan persawahan tersentral itu yang akan kita bantu komunikasikan dengan PLN. Tadi sudah diidentifikasi kebutuhannya, nanti segera dibuatkan surat resmi permohonan ke PLN dari desa. Kemudian PLN menjanjikan akan segera survei dan mengusulkan ke PLN pusat,” pungkasnya.

 

(Admin)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pemerintahan