Klikjateng, Grobogan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan resmi membuka pendaftaran untuk pengisian empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang saat ini kosong. Empat jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Bupati Grobogan, Sri Sumarni, menyampaikan bahwa saat ini jabatan-jabatan tersebut masih diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt). “Plt Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh Sekda Anang Armunanto, Plt BPBD diisi oleh Endang Sulistiyoningsih yang juga menjabat sebagai Kepala Disperakim, sementara Plt Kepala Satpol PP diisi oleh Nurwanta, Kepala Kesbangpol. Adapun Plt Kepala Disporabudpar dijabat oleh Heru Dwi Cahyono, Asisten Dua Setda Grobogan,” jelasnya.
Sri Sumarni menegaskan pentingnya pengisian jabatan yang kosong untuk menjaga kelancaran roda pemerintahan. “Saya meminta agar proses pengisian jabatan, baik eselon 2, 3, maupun 4 segera dilakukan. Hal ini penting untuk memastikan jalannya pemerintahan berjalan dengan baik,” ujarnya saat membuka rapat koordinasi sosialisasi pendaftaran JPT di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Senin (7/10).
Bupati Grobogan juga menyampaikan bahwa izin pengisian jabatan ini sudah diperoleh dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur Jawa Tengah. “Sesuai aturan, dalam jangka waktu 6 bulan sebelum dan sesudah Pemilukada, rotasi atau promosi jabatan struktural ASN hanya boleh dilakukan dengan izin dari Mendagri. Untuk pengisian JPT Pratama ini, kami sudah mendapat izin tersebut,” jelas Sri Sumarni.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan, Padma Saputra, menjelaskan bahwa seleksi terbuka ini akan diumumkan ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. “Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 22 Oktober 2024. Kami harapkan setiap posisi diisi oleh minimal empat pelamar. Jika jumlah pendaftar kurang, kami akan memperpanjang masa pendaftaran,” jelasnya.
Padma menambahkan bahwa proses seleksi akan dilakukan oleh tim panitia yang terdiri dari Sekda, Inspektur, serta akademisi dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Tim seleksi ini akan memastikan bahwa pelamar memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, termasuk profesional medis untuk Kepala Dinas Kesehatan dan ahli teknik sipil untuk jabatan lainnya.
Proses seleksi diperkirakan selesai pada 15 November 2024, dengan pengumuman nama yang terpilih akan dilakukan pada 1 Desember 2024. Bagi pelamar, usia maksimal yang diperbolehkan adalah 56 tahun pada Desember 2024.
Dengan dibukanya seleksi ini, diharapkan kekosongan jabatan di Pemkab Grobogan dapat segera diisi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
(Ga/V)






