Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Uncategorized

Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Tingkat Nasional, Sukses Turunkan Angka Stunting

badge-check


					Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Tingkat Nasional, Sukses Turunkan Angka Stunting Perbesar

Klikjateng, Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro meraih prestasi di tingkat nasional. Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan apresiasi atas keberhasilan Bojonegoro dalam upaya penurunan stunting.

 

Apresiasi tersebut dianugerahkan pada Malam Apresiasi Program Bangga Kencana Dan Percepatan Penurunan Stunting pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-31 yang digelar di kawasan Pusat Rekreasi Dan Promosi Pembangunan (PRPP) Kota Semarang, Jawa Tengah Jumat, (28/6/2026).

Bojonegoro menjadi salah satu kabupaten peraih penghargaan dengan kategori penurunan prevalensi stunting tertinggi. Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K).

 

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak atas prestasi penurunan angka stunting. “Alhamdulillah malam ini Kabupaten Bojonegoro mendapatkan penghargaan penurunan prevalensi stunting tertinggi Se-Indonesia,” terangnya.

 

Penghargaan ini, lanjut Pj Bupati, adalah suatu hasil kerja yang baik dari seluruh komponen masyarakat termasuk dengan tokoh masyarakat. Yakni dalam peran serta meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak di Bojonegoro.

 

Saat ini, kasus stunting Kabupaten Bojonegoro ada pada angka 14,1% atau turun drastis dari tahun sebelumnya di angka 24%. Diharapkan, tahun 2024 ini tentunya harapan saya di tahun ini bisa turun lagi di bawah 10%, “Tentu dibutuhkan koordinasi dan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat untuk menekan lagi angka stunting di Bojonegoro,” tegasnya.

 

Dalan kesempatan tersebut, Pj Bupati Adriyanto mengajak semua pihak untuk terus mendorong masyarakat untuk bisa menjaga pola makan, hidup sehat, dan selalu menjaga kebersihan wilayah masing-masing.

 

Anugerah penghargaan dari BKKBN ini dilatarbelakangi penanganan stunting yang menjadi fokus bersama pada tahun 2024. Hal ini seiring dengan target Indonesia untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 %.

 

Selain Bojonegoro, beberapa daerah juga mendapatkan penghargaan tersebut. Diantaranya kepada Kabupaten Lahat, Siak, Lamandau, Ngawi, Pesawaran, Kerinci, Bangkalan, Batanghari, Hulu Sungai Tengah, Lamongan, Pulau Morotai, Dompu, Sekadau, dan Kota Tanjung Balai.

 

(Ag/Sumber Prokopim Setda Kab Bojonegoro)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pemerintahan