Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Pemkab Blora Gagas Program “Blora Jumat Bersarung” untuk Perkuat Budaya Kerja Religius ASN

badge-check


					Pemkab Blora Gagas Program “Blora Jumat Bersarung” untuk Perkuat Budaya Kerja Religius ASN Perbesar

Klikjateng, Blora — Pemerintah Kabupaten Blora menggagas program “Blora Jumat Bersarung” bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim pria sebagai upaya penguatan budaya kerja, nilai religius, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Gagasan tersebut disampaikan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman saat menghadiri Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bertema “Do The Best, Serve The Rest” dalam rangka Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, Jumat (19/12/2025).

Di hadapan para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengawas, penyuluh agama, serta peserta sosialisasi, Bupati menegaskan bahwa aparatur pemerintah tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat sebagai pondasi pelayanan kepada masyarakat.

“Bekerja dengan sungguh-sungguh adalah bagian dari ibadah. Jika ibadah kita baik, maka pelayanan dan kinerja kepada masyarakat juga akan semakin berkualitas,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora menjelaskan bahwa dirinya secara khusus mengenakan sarung sejak pagi hari saat memimpin rapat dan menghadiri sejumlah agenda kegiatan sebagai simbol ajakan untuk membumikan nilai kesederhanaan, religiusitas, serta kedekatan aparatur dengan budaya masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan rencana penerbitan surat edaran terkait pelaksanaan Jumat Bersarung bagi ASN Muslim pria di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kami rencanakan setiap hari Jumat ASN Muslim pria mengenakan sarung. Ketentuan ini akan dituangkan dalam surat edaran,” tegasnya.

Menurut Bupati, gerakan Jumat Bersarung bukan sekadar penggunaan busana tradisional, tetapi menjadi pengingat bagi ASN untuk menata niat, memperkuat integritas, serta menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dengan ibadah, khususnya di hari Jumat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Blora berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih humanis, religius, dan berkarakter, sehingga pelayanan publik kepada masyarakat semakin prima, beretika, dan berkeadilan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita