Menu

Mode Gelap
Polres Blora Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Jelang Operasi Ketupat Candi 2026 Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta BUMD PT BPE Gelar Pasar Murah di Kecamatan Jepon, Warga Antusias Sambut Harga Lebih Murah Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora

Berita

Pemkab Blora Anggarkan Rp 20 Miliar untuk Pembangunan Jalan di Kecamatan Jati

badge-check


					Pemkab Blora Anggarkan Rp 20 Miliar untuk Pembangunan Jalan di Kecamatan Jati Perbesar

Klikjateng, Blora – Pembangunan jalan kabupaten di Kecamatan Jati dipastikan akan berlanjut pada tahun 2025 ini. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, dalam kegiatan Safari Ramadhan Blora Menyapa di Masjid Annur, Dukuh Selogender, Desa Gempol, Kecamatan Jati, Kamis malam (6/3/2025).

Di hadapan Kepala Desa Gempol, Forkopimcam Jati, dan warga setempat, Bupati Arief mengungkapkan bahwa Pemkab Blora telah menganggarkan dana sebesar Rp 20 miliar untuk membangun dua ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Getas – Tlogotuwung – Gempol – Bangkleyan serta Bangkleyan – Jati – Doplang.

“Kita sudah anggarkan Rp 10 miliar untuk jalan Getas menuju Gempol – Bangkleyan, dan Rp 10 miliar untuk Bangkleyan – Jati – Doplang. Tahun ini juga akan mulai dibangun. Saat ini sedang disiapkan dokumen lelang pembangunannya,” ungkap Bupati Arief.

Komitmen Pemkab dalam Infrastruktur

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas Pemkab Blora. Namun, mengingat luasnya wilayah, perbaikan jalan harus dilakukan secara bertahap.

“Kalau bisa ya semua jalan kita bangun sekaligus, tapi Blora ini luas, jadi harus dibagi dengan kecamatan lainnya. InsyaAllah dalam lima tahun ke depan, seluruh jalan kabupaten bisa mulus dan tuntas. Tahun 2025 ini, kami sudah siapkan anggaran lebih dari Rp 200 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan kabupaten di 16 kecamatan,” jelasnya.

Bupati Arief juga mengaku telah merasakan sendiri sulitnya akses menuju Dukuh Selogender, Desa Gempol. Jalan sepanjang tujuh kilometer dari Getas masih rusak dan tergenang air saat hujan, meskipun beberapa bagian sudah diperbaiki dengan rigid beton.

“Sudah saya rasakan perjuangan untuk sampai ke sini. Sebagian sudah rigid beton, tapi penghubung antar-pemukiman desa masih berupa tanah grosok. InsyaAllah pembangunan ini akan terus kita kawal bersama Pak Yuyus Waluyo, anggota DPRD Blora dari Nasdem yang asli Gempol. Beliau akan ikut memperjuangkan di legislatif,” imbuh Bupati.

Dukungan DPRD dan Pemerintah Desa

Sementara itu, anggota DPRD Blora, Yuyus Waluyo, menyampaikan rasa bangganya karena desanya dikunjungi langsung oleh Bupati beserta rombongan Forkopimda, Sekda, dan Kepala OPD.

“Beginilah kondisi akses jalan ke desa kami. Terima kasih Pak Bupati sudah berkenan hadir menyapa masyarakat di bulan Ramadhan ini. Kami siap mendukung dan menyukseskan program pembangunan yang disampaikan. Ini menjadi sejarah bagi masyarakat Gempol,” ujar Yuyus.

Senada, Kepala Desa Gempol, Nurdiyanto, juga mengucapkan terima kasih atas prioritas pembangunan jalan di desanya.

“Terima kasih Pak Bupati dan jajarannya. Semoga pembangunan jalan nanti berjalan lancar. Desa kami ini termasuk yang terluas di Kabupaten Blora, terdiri dari delapan dusun yang terpisah-pisah di antara hutan jati. Mohon maaf jika dalam penyambutan masih banyak kekurangan,” tutur Kades Nurdiyanto.

Dalam acara Safari Ramadhan Blora Menyapa tersebut, turut hadir Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, jajaran Forkopimda, Baznas, dan seluruh Kepala OPD. Acara ditutup dengan penyerahan bantuan, tausiyah, doa bersama, dan foto bersama masyarakat di serambi masjid.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita