Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memastikan pembangunan ulang Pasar Ngawen dilengkapi delapan fasilitas unggulan guna meningkatkan kenyamanan pedagang sekaligus memperkuat sistem keamanan agar insiden kebakaran pada awal 2024 tidak terulang.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora, Margo Yuwono, mengatakan pembangunan tersebut mengacu pada standar SNI, terutama dari sisi keamanan, keselamatan, hingga kenyamanan pedagang maupun pengunjung.

“Pembangunan Pasar Ngawen ini juga dirancang sesuai standar SNI. Baik dari tata letak, keamanan, maupun kenyamanan agar aktivitas jual beli berjalan optimal,” ujarnya di Blora, Selasa (3/9/2025).
Adapun sejumlah fasilitas unggulan yang disiapkan antara lain jalur evakuasi yang jelas, sistem pencegahan kebakaran berupa alarm dan pipa hidran, serta pencahayaan dan sirkulasi udara yang mendukung kegiatan harian pedagang.
Selain itu, sistem keamanan pasar juga diperkuat dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di dalam maupun luar area pasar. Pemkab Blora juga menyiapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern berstandar SNI serta sistem pengelolaan sampah terpadu.
Untuk mendukung operasional, pasar dilengkapi generator set (genset) dan tandon air sehingga aktivitas jual beli tetap berjalan meski terjadi pemadaman listrik dari PLN.
Sebagaimana diketahui, Pasar Ngawen sebelumnya ludes terbakar pada 9 Januari 2024. Peristiwa itu menimbulkan kerugian hingga Rp30,69 miliar yang meliputi bangunan pasar serta ribuan lapak pedagang.
“Usulan pembangunan ulang pasar sudah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum senilai Rp38,2 miliar. Seluruh proses lelang ditangani Kementerian PU, sedangkan Pemkab Blora bertindak sebagai penerima hasil pembangunan,” jelas Margo.
Dengan fasilitas baru ini, Pemkab Blora berharap Pasar Ngawen menjadi pusat perdagangan yang lebih aman, nyaman, dan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.






