Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Pagar Kantor KPH Randublatung Roboh, ADM: Sudah Miring Sejak Lama, Pedagang Sudah Diberi Peringatan

badge-check


					Pagar Kantor KPH Randublatung Roboh, ADM: Sudah Miring Sejak Lama, Pedagang Sudah Diberi Peringatan Perbesar

Klikjateng, Blora – Pagar kantor Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung roboh pada Sabtu sore (15/3/2025). Insiden ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan di sekitar area kantor. Administratur KPH Randublatung, Herry Merkusiyanto Putro, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan laporan telah dikirimkan ke pimpinan.

“Pagar roboh sekitar tadi sore, panjangnya kurang lebih 50 meter. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Pemimpin Divisi Regional (Pimdivre),” ujar Herry saat dihubungi melalui telepon WhatsApp, Sabtu (15/3/2025).

Pagar Sudah Lama Miring, Upaya Mitigasi Dilakukan

Herry menjelaskan bahwa pagar tersebut memang sudah dalam kondisi miring sejak lama. Pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi, termasuk menanam pohon di sepanjang pagar untuk mengurangi risiko. Namun, faktor usia pagar dan kondisi lingkungan tetap menjadi tantangan.

“Kami sudah mengantisipasi dengan menanam pohon sepanjang pagar. Selain itu, kami juga telah beberapa kali mengingatkan para pedagang yang berjualan di sekitar pagar sebelah selatan agar berhati-hati, karena potensi robohnya tembok sudah ada sejak lama,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada kecamatan, kepala desa, serta Satpol PP untuk memberikan peringatan terkait potensi bahaya pagar miring. Sayangnya, peringatan tersebut belum sepenuhnya diindahkan oleh para pedagang.

“Kami sudah mengirim surat ke kecamatan dan kepala desa, bahkan beberapa kali memberikan teguran langsung. Namun, masih ada yang tetap berjualan di sekitar pagar yang rawan ini. Akhirnya, kekhawatiran kami terbukti, pagar bagian utara sebelah barat roboh. Lalu lintas sempat terganggu, tetapi sekarang sudah kembali normal,” tambahnya.

Tidak Ada Korban, Tapi Ada Kekhawatiran Lain

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, ADM KPH Randublatung tetap mengkhawatirkan potensi risiko di lokasi kejadian. Salah satunya adalah keberadaan tanah kosong di sekitar pagar yang bisa menjadi sarang hewan berbahaya.

“Kebetulan itu tanah kosong. Saya khawatir nanti ada ular. Di kantor kami beberapa kali ditemukan ular kobra. Selain itu, saya juga khawatir masyarakat akan memanfaatkan lahan terbuka ini untuk berjualan,” ungkapnya.

Sebagai langkah darurat, pihak KPH Randublatung akan segera menutup area pagar yang roboh dengan seng.

“Besok kami akan tutup sementara dengan seng, sambil menunggu keputusan lebih lanjut untuk perbaikannya,” kata Herry.

Sebelumnya, KPH Randublatung telah memasang plang peringatan di area pagar sebagai tanda bahwa tembok tersebut rawan roboh.

“Plang larangan sudah kami pasang sejak lama untuk mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar pagar. Namun, tetap saja ada yang tidak mengindahkan,” tambahnya.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pimpinan, untuk segera dilakukan perbaikan terhadap pohon yang roboh,” ujarnya.

Meski demikian, KPH Randublatung berupaya agar pagar yang roboh bisa segera diperbaiki. Herry juga kembali mengimbau para pedagang di sekitar pagar selatan untuk tidak berjualan di dekat pagar demi keselamatan mereka.

“Kami tetap berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Desa, kecamatan dan Satpol PP, agar ada solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini,” katanya.

Harapan untuk Ketertiban Randublatung

Selain menyoroti masalah pagar roboh, Herry juga menekankan pentingnya ketertiban di Kecamatan Randublatung. Ia berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama pedagang di sekitar pagar selatan, agar lebih disiplin dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

“Ini bukan hanya tentang pagar yang roboh, tapi juga soal ketertiban. Kami mendukung upaya Pak Camat Randublatung dalam menciptakan lingkungan yang rapi dan tertib. Semoga semua pihak bisa bekerja sama untuk menjaga kenyamanan bersama,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita