Klikjateng, Blora – Dedikasi tinggi ditunjukkan oleh tim gabungan yang dipimpin Polres Blora dalam operasi pencarian lima korban tenggelam di Sungai Lusi, Kelurahan Kedungjenar, Blora. Meski menghadapi derasnya arus sungai dan kondisi visibilitas yang rendah, upaya maksimal para personel membuahkan hasil. Dua dari lima korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Kamis (11/12/2025).
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, memuji semangat pantang menyerah anggotanya di lapangan.
“Personel kami bekerja tanpa henti, bahkan dalam kondisi yang sangat berisiko. Setiap anggota turun ke sungai, berjuang melawan arus demi misi kemanusiaan ini. Ini bukti nyata pengabdian Polri,” tegas AKBP Wawan.
Dua korban yang berhasil dievakuasi merupakan remaja perempuan, masing-masing N.C. (15), warga Jepon, dan N.A.S. (16), warga Kunduran. Proses penemuan keduanya tidak lepas dari kejelian serta keberanian personel yang menyisir area berbahaya di sepanjang aliran sungai.
Sementara itu, tiga korban lainnya masih dalam pencarian, yakni C.P.M. (16), A.F. (13), dan S.R. (12). Tim gabungan yang terdiri dari Polres Blora, BPBD, TNI, relawan, dan warga setempat terus bekerja keras untuk menemukan para korban.
Kapolres menegaskan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan kondisi di lapangan. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar seluruh korban segera ditemukan.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Blora agar proses pencarian ini berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan,” ujar Kapolres.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan penyisiran dengan memperluas radius pencarian mengikuti aliran Sungai Lusi.






