Klikjateng, Blora – Memasuki minggu kedua bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Blora bersama Pemerintah Kabupaten Blora melakukan pemantauan intensif harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting), Rabu (25/2/2026).
Monitoring dilakukan di dua pasar utama, yakni Pasar Sido Makmur dan Pasar Jepon. Kegiatan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin mewakili Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Blora, Dindagkop UKM, DP4 Kabupaten Blora, serta personel Kodim 0721/Blora.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui AKP Zaenul Arifin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan stok pangan aman serta mencegah praktik penimbunan dan permainan harga selama Ramadan.
“Kami dari Satgas Pangan turun langsung untuk memastikan stok bahan pokok tersedia dan harga tetap terjangkau. Dari hasil pengecekan, secara umum harga relatif stabil dan stok aman,” ujar AKP Zaenul Arifin.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, mayoritas harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, daging sapi, serta aneka cabai terpantau stabil. Bahkan, harga ayam negeri atau ayam potong mengalami penurunan dari sebelumnya Rp42.000 per kilogram menjadi kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Di Pasar Sido Makmur, harga daging sapi tercatat Rp120.000 per kilogram, sementara di Pasar Jepon mencapai Rp135.000 per kilogram. Untuk komoditas cabai rawit merah berada di kisaran Rp75.000 hingga Rp80.000 per kilogram, sedangkan bawang merah stabil di angka Rp35.000 per kilogram.
AKP Zaenul menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di Kabupaten Blora.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung situasi di kedua pasar aman dan kondusif. Kami mengimbau para pedagang tetap mengikuti ketentuan harga dan tidak melakukan spekulasi stok yang dapat merugikan masyarakat,” pungkasnya.






