Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

KKP Lakukan Pilot Proyek Pengelolaan Sedimentasi Laut di Pesisir Demak

badge-check


					KKP Lakukan Pilot Proyek Pengelolaan Sedimentasi Laut di Pesisir Demak Perbesar

Klikjateng, Demak – Sebagai langkah awal dalam upaya rehabilitasi wilayah pesisir, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan pilot proyek pengembangan kawasan berbasis pengelolaan hasil sedimentasi laut secara berkelanjutan di ujung utara Kabupaten Demak. Proyek ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang lebih sehat serta mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan bahwa proyek ini merupakan upaya penting untuk mengatasi masalah sedimentasi yang kerap terjadi di pesisir Demak. Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan mengembalikan fungsi ekosistem pesisir dan mendukung penghidupan masyarakat.

“Saya sangat senang bisa hadir di sini. Dari kecil, saya mendengar bahwa Demak selalu banjir. Kini saya bisa berkontribusi dalam proyek ini. Harapannya, dalam lima tahun ke depan, kita bisa melihat hutan mangrove yang subur, ekosistem laut yang pulih, serta industri perikanan yang berkembang,” kata Trenggono saat meresmikan proyek di Demak, Jumat (11/10/2024).

Pilot proyek ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Universitas Diponegoro (UNDIP), CSR dari perusahaan dan BUMN, serta masyarakat setempat. Trenggono menekankan bahwa proyek ini merupakan langkah kecil yang diharapkan dapat berkembang menjadi 100 hektare hutan mangrove yang sehat.

“Lumpur yang muncul akibat sedimentasi dapat menyerap emisi karbon dan mengurangi dampak perubahan iklim. Selain itu, mangrove akan melindungi pesisir dari abrasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Menteri KKP menyatakan bahwa proyek ini harus dilanjutkan oleh pemerintahan yang baru nanti agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya melihat ini sebagai tonggak sejarah rehabilitasi pesisir Demak, dan saya yakin proyek ini akan berdampak signifikan bagi masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan pesisir secara berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa pesisir Demak telah lama menghadapi tantangan sedimentasi, yang mengganggu ekosistem dan aktivitas nelayan setempat.

“Langkah besar ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah abrasi, sedimentasi, dan rob yang sering melanda wilayah ini,” kata Nana.

Sementara itu, Kepala Desa Purworejo, Rifki Salafudin, mengungkapkan harapannya agar proyek ini menjadi program berkelanjutan. Menurutnya, mangrove di wilayahnya dulu sangat rimbun, namun banyak yang hilang akibat abrasi.

“Mangrove di wilayah ini dulu sangat rimbun, namun sekarang banyak yang hilang akibat abrasi. Saya berharap pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten bisa bersinergi dalam menjaga ekosistem mangrove di wilayah pesisir Demak,” ujarnya.

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Pj Bupati Demak, KH Ali Makhsun, serta mitra KKP yang bersama-sama melakukan penanaman mangrove sebagai simbol rehabilitasi pesisir yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan pembuatan ikan asin juga menjadi bagian dari acara ini, sebagai upaya mendukung industri lokal.

Proyek percontohan ini diharapkan mampu mengatasi dampak sedimentasi dan rob di pesisir utara Jawa, serta memberikan manfaat bagi nelayan lokal dan ekosistem pesisir secara keseluruhan.

 

(Dar/V)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita