Klikjateng, Blora – Memasuki usia kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Blora, M. Mukhlisin, mengajak generasi muda untuk tidak hanya berorientasi pada mencari pekerjaan sesuai latar belakang pendidikan, tetapi juga berinovasi dalam menciptakan lapangan kerja baru.
Menurutnya, era sekarang sudah tidak relevan lagi jika anak muda hanya mengandalkan menjadi pegawai. Peluang di sektor wirausaha dan pertanian modern justru terbuka lebar, apalagi dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat.
“Untuk generasi muda, jangan hanya idealis mencari pekerjaan sesuai pendidikan. Sekarang bukan zamannya lagi. Kita harus berinovasi. Di usia kemerdekaan ke-80 ini, saya berharap generasi muda, khususnya di Kabupaten Blora, bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan berwiraswasta. Tidak harus menjadi pegawai,” ujarnya. Rabu (6/8/2025).
Mukhlisin menegaskan bahwa jumlah lowongan pegawai sangat terbatas jika dibandingkan dengan banyaknya pencari kerja. Sementara itu, angka pengangguran, khususnya dari lulusan sarjana, masih cukup tinggi. Ia pun mencontohkan peluang besar yang kini sedang digalakkan pemerintah pusat, yakni program Petani Milenial.
“Kalau hanya mengandalkan menjadi pegawai, nanti terlalu berharap dan susah. Tingkat pencari kerja jauh lebih tinggi daripada lapangan pekerjaan yang ada. Sekarang ini pemerintah pusat sedang menggalakkan petani milenial. Itu harus ditangkap sebagai peluang, karena akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah,” tambahnya.
Mukhlisin menyebut, sudah ada contoh petani milenial yang sukses di berbagai daerah, seperti petani melon dan petani cabai (lombok). Keberhasilan itu menunjukkan bahwa sektor pertanian modern dapat menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi generasi muda.
Harapan untuk Generasi Muda
Selain berinovasi, Mukhlisin juga berharap generasi muda memiliki pemikiran positif dan visioner. Ia mengingatkan agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang tidak bermanfaat, melainkan fokus mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.
“Generasi muda ini sebagai penerus bangsa harus berpikir positif. Jangan melakukan kegiatan yang tidak berguna. Tantangan ke depan semakin banyak, apalagi kondisi ekonomi saat ini cenderung stagnan. Maka, kita harus berusaha untuk berkreasi dan mendapatkan penghasilan,” katanya.
Mukhlisin mencontohkan peluang di sektor ekonomi kreatif digital yang kini semakin berkembang, seperti menjadi kreator di platform YouTube atau Facebook. Menurutnya, jika ditekuni dengan serius, bidang ini bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan.
“Kalau mau berkreasi, misalnya di YouTube, tekuni. Atau di Facebook, tekuni. Itu menghasilkan uang. Peluang generasi muda ini banyak sekali, apalagi yang punya pemikiran jauh ke depan. Bisa menampilkan karya di platform digital, bisa masuk ekonomi kreatif,” jelasnya.
Mukhlisin memastikan DPRD Kabupaten Blora siap mendukung kreativitas anak muda dengan mendorong pemerintah daerah membuat program pendampingan dan fasilitasi.
“Kami dari DPRD Blora bisa mendorong program-program untuk membantu generasi muda agar kreatif. Kita bisa mengawal, mendampingi, dan mengawasi supaya generasi muda produktif. Intinya, peluang ada, tinggal kemauan untuk memanfaatkan,” pungkasnya.






