Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Ketua DPRD Blora Pastikan Perdamaian Pemuda Pancasila dan Grib Jaya: Harap Tidak Terjadi Lagi

badge-check


					Ketua DPRD Blora Pastikan Perdamaian Pemuda Pancasila dan Grib Jaya: Harap Tidak Terjadi Lagi Perbesar

Klikjateng, Blora – Ketua DPRD Blora, Mustopa, memastikan bahwa perselisihan antara Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Grib Jaya telah berakhir dengan damai. Ia menegaskan bahwa pertemuan antara kedua belah pihak bersama Forkopimda telah menghasilkan kesepakatan untuk berdamai dan menjaga kondusivitas Kabupaten Blora.

“Solusinya, kita bersama Forkopimda sudah mempertemukan kedua ormas tersebut, mereka sudah saling memaafkan. Harapan kami, ini menjadi kejadian terakhir, dan ke depan tidak ada lagi konflik seperti ini,” ujar Mustopa, Kamis (16/1/2025).

Menurutnya, Blora selama ini merupakan daerah yang kondusif berkat sinergi antara Pemkab, DPRD, dan masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap insiden yang terjadi sebelumnya tidak terulang, sehingga situasi damai di Blora tetap terjaga.

“Kabupaten Blora sudah kondusif, jangan sampai ada kejadian serupa lagi. Kami berharap semuanya kembali harmonis seperti sebelumnya,” imbuhnya.

Kehadiran Dua Ketua Ormas di Rapat Paripurna DPRD

Dalam Rapat Paripurna DPRD Blora yang digelar di Pendopo Kantor DPRD Blora, Mustopa secara khusus mengundang kedua pimpinan Pemuda Pancasila dan Grib Jaya sebagai bentuk rekonsiliasi.

“Saya spesial mengundang mereka dalam rapat ini. Memang undangannya untuk seluruh ormas, agar mereka bisa bertemu dengan wakil-wakil rakyat dan menunjukkan bahwa tidak ada lagi keributan di Kabupaten Blora,” jelasnya.

Mustopa menegaskan bahwa undangan tersebut bertujuan untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa konflik sudah selesai, dan kedua ormas berkomitmen menjaga keamanan serta ketertiban di Blora.

Dengan adanya perdamaian ini, DPRD Blora berharap seluruh elemen masyarakat dapat kembali fokus pada pembangunan daerah dan menghindari konflik yang tidak produktif.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita