Klikjateng, Rembang – Jumlah peserta yang akan diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Kabupaten Rembang berkurang menjadi 1.466 orang. Dari total 1.474 pelamar yang sebelumnya dinyatakan lulus, delapan orang tidak dapat mengikuti proses pengangkatan.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan Anggoro Kasih, menjelaskan bahwa empat orang memilih mengundurkan diri.
“Tiga pelamar yang mengundurkan diri merupakan guru Pendidikan Profesi Guru (PPG) (R5) yang berasal dari luar daerah, terdiri dari dua guru penjasorkes dan satu guru bahasa Indonesia. Sementara satu orang lainnya merupakan Non ASN 2 Tahun (R4) asal Rembang yang kini pindah domisili,” terang Ichwan, Senin (1/9/2025).
Selain itu, empat peserta lainnya juga tidak bisa mengikuti pengangkatan dengan alasan berbeda. Satu orang sakit lebih dari sebulan sehingga tidak dapat menyelesaikan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH), satu orang meninggal dunia, satu orang masuk kategori PPPK paruh waktu, serta satu orang masih menunggu terbitnya pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Dari 1.474 peserta kemarin kan yang tidak ikut (pengangkatan) empat orang, terus ini empat orang tidak ikut lagi. Jadi total tinggal 1.466 orang,” jelasnya.
Formasi PPPK Tahap II yang akan diangkat terdiri dari 326 guru, 50 tenaga kesehatan, dan 1.090 tenaga teknis. Prosesi pengangkatan dijadwalkan berlangsung di Pendopo Museum Kartini pada Selasa (2/9/2025).
Sebanyak 677 peserta akan mengikuti prosesi secara luring, sedangkan sisanya melalui Zoom Meeting. Pemkab Rembang berharap proses pengangkatan berjalan lancar sehingga para PPPK Tahap II dapat segera bertugas sesuai formasi masing-masing.






