Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Dorong LDK RISMA Moetiah Jadi Percontohan Pembinaan Remaja Masjid di Blora Demi Pedagang Kecil, Bupati Blora Luncurkan Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional Pengurus Dekranasda Blora 2025–2030 Dilantik, HAKI UMKM Akan Digenjot Konsultasi Publik RKPD Blora 2027, Fokus Garap Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Berita

Hari Jadi ke-275 Blora, Pemkab Gelar Ziarah ke Makam Leluhur

badge-check


					Hari Jadi ke-275 Blora, Pemkab Gelar Ziarah ke Makam Leluhur Perbesar

Klikjateng, Blora – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Blora ke-275 yang jatuh pada 11 Desember 2024, jajaran Pemerintah Kabupaten Blora melaksanakan ziarah ke makam para leluhur dan Bupati Blora terdahulu. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, bersama Forkopimda, Rabu (4/12/2024).

Ziarah diawali di Kompleks Makam Gedong Ageng Sunan Pojok, yang terletak di selatan Alun-Alun Kota Blora. Wakil Bupati bersama rombongan membacakan tahlil dan menaburkan bunga di makam. Hadir pula Sekda Blora, kepala OPD, Camat, dan Lurah.

“Ziarah ini dilakukan untuk mengingatkan kita semua, generasi penerus, bahwa berdirinya dan keberlangsungan Kabupaten Blora tidak terlepas dari jasa para pendahulu. Semoga arwah para leluhur dan Bupati Blora yang telah wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Tri Yuli Setyowati.

Mengenang Sosok Sunan Pojok

Sunan Pojok dikenal sebagai panglima perang Sultan Agung Hanyokro Kusumo sekaligus ulama yang mendirikan Masjid Agung Baitunnur Blora. Makamnya menjadi salah satu lokasi utama dalam ziarah ini.

Ziarah ke Lokasi Lain

Selain di Gedong Ageng, ziarah dilanjutkan ke TPU Giri Mulyo Cepu untuk mendoakan almarhum Bupati Ir. H. Basuki Widodo (Bupati Blora 1999-2007) dan ke Makam Mbah Janjang di Jiken. Sebelumnya, rombongan juga telah berziarah ke Makam Keluarga Tirtonatan di Desa Ngadipurwo.

Di Makam Tirtonatan, dimakamkan sejumlah Bupati Blora, di antaranya Tumenggung Djajeng Tirtanata (1762-1782), Raden Tumenggung Prawirajoeda (1812-1823), hingga RM Said Abdoelkadir Djaelani (1912-1926), Bupati dari kalangan santri.

Ziarah di Luar Daerah

Selain di wilayah Blora, ziarah juga dilakukan ke beberapa lokasi di luar Blora, seperti Semarang, Temanggung, Yogyakarta, Solo, dan Tuban. Salah satu yang diziarahi adalah makam Tumenggung Wilotikto, Bupati pertama Blora, yang berada di Bejagung, Tuban.

“Ziarah ini adalah wujud penghormatan kami kepada para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi sejarah Blora. Semoga semangat mereka dapat menjadi inspirasi untuk membangun Blora yang lebih maju,” pungkas Tri Yuli Setyowati.

Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Blora ke-275 yang akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan lainnya untuk memeriahkan peringatan tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita