Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Guru di Blora Diharapkan Dukung GASTRA

badge-check


					Guru di Blora Diharapkan Dukung GASTRA Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora terus menggencarkan Gerakan Subuh Sejahtera (GASTRA), sebuah inisiatif sosial Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, bersama Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto. Program ini mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berinfak setiap subuh melalui kaleng infak yang dibagikan, dengan hasil yang dihimpun disalurkan bagi kesejahteraan anak yatim di Kabupaten Blora.

Sosialisasi GASTRA kembali dilakukan Baznas Blora, Selasa (30/9/2025), di pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Acara tersebut melibatkan para Korwil Bidang Pendidikan se-Kabupaten Blora, Ketua K3S SD, Kepala SMP, serta Kepala SKB.

Ketua Baznas Blora, H. Sutaat, menyebutkan bahwa dunia pendidikan selama ini menjadi penyumbang terbesar zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Blora.

“Sekitar 52 persen ZIS yang kami terima bersumber dari tenaga pendidik. Maka kami berharap GASTRA ini akan semakin memperkuat dukungan bagi program pendidikan, kemanusiaan, ekonomi, dan kesehatan, khususnya anak-anak yatim. Prinsip kami, jangan sampai ada anak yatim di Blora yang tidak bisa membeli kebutuhan sekolahnya,” ungkap Sutaat.

Mewakili para guru, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, menegaskan dukungan penuh atas program ini. Ia bahkan berharap agar program dapat diperluas hingga ke tingkat siswa, dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku.

“Selama dijalankan sesuai aturan, melalui kesepakatan komite, dan bersifat sukarela, saya kira ini bisa berjalan dengan baik,” jelas Sunaryo.

Bupati Ajak ASN Jadi Teladan

Bupati Blora, Arief Rohman, dalam arahannya mengajak seluruh ASN yang jumlahnya mencapai 11 ribu orang untuk berpartisipasi aktif dalam GASTRA. Menurutnya, kebiasaan kecil jika dilakukan bersama akan berdampak besar.

“Kalau setiap ASN hanya menyisihkan Rp2.000 setiap hari, jumlahnya luar biasa. Itu hanya sisa uang belanja bapak-ibu. Masa pejabat hanya Rp2.000, insyaAllah bisa lebih. Intinya bukan nominalnya, tetapi kepeduliannya. Sebagai bapak, kita harus bisa membantu dan membahagiakan anak yatim kita. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tegas Bupati.

Arief menambahkan, GASTRA bukan sekadar amal, melainkan strategi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan.

“Kalau anak yatim ini bisa kita sekolahkan hingga bekerja, maka mereka akan keluar dari kemiskinan. Itu berarti kita sedang membangun SDM Blora yang lebih kuat,” katanya.

Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Arief juga menyinggung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang segera dijalankan pemerintah. Ia meminta peran aktif para korwil bidang pendidikan dan kepala sekolah untuk mengawal implementasinya.

“Kita akan membuka ruang aduan terkait menu. Harus ada standar, sehingga anak-anak kita mau makan dan benar-benar merasakan manfaatnya. Program ini baik dan harus kita kawal agar di Blora berjalan dengan lancar,” pinta Bupati.

Dengan dukungan penuh dari para guru, ASN, dan masyarakat, Pemkab Blora optimistis GASTRA dan program MBG akan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan anak-anak, khususnya yatim piatu, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Blora.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita