Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Eks Lahan Kebakaran Pasar Induk Cepu Akan Disulap Jadi Parkir dan Bongkar Muat

badge-check


					Eks Lahan Kebakaran Pasar Induk Cepu Akan Disulap Jadi Parkir dan Bongkar Muat Perbesar

Klikjateng, Blora – Lahan eks kebakaran Pasar Induk Cepu, Kabupaten Blora, bakal dimaksimalkan untuk area parkir, pedagang dasaran, hingga tempat bongkar muat barang. Pasalnya, selama ini aktivitas parkir dan bongkar muat masih menjadi satu di depan pasar yang memiliki lahan sempit, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

Kabid Pasar Dindagkop UKM Blora, Margo Yuwono, menjelaskan bahwa seluruh pedagang kini sudah tertampung di bangunan baru. Dengan demikian, bekas bangunan yang terbakar pada Minggu (26/9/2025) dinilai ideal untuk difungsikan sebagai lahan parkir.

“Dilahan itu harusnya parkir, karena semua pedagang sudah masuk ke bangunan baru. Itu dimaksimalkan ke parkir,” terang Margo.

Menurutnya, kondisi saat ini masih kurang ideal karena lahan parkir bercampur dengan area bongkar muat. Hal itu mengganggu kelancaran aktivitas jual beli di pasar.

“Idealnya, harus ada tempat bongkar muat, dan terpisah dengan parkir kendaraan. Terlebih jalan dan lahan parkir di depan pasar juga digunakan sebagai bongkar muat. Luas di depan pasar itu sangat sempit, sangat tidak ideal,” tambahnya.

Margo menegaskan, penataan Pasar Induk Cepu masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah agar benar-benar mampu menjadi pusat transaksi bahan pokok grosir di wilayah timur Blora.

“Idealnya pasar itu harus ada penataan lahan parkir, bongkar muat yang terpisah dengan parkir, lalu drainase yang cukup luas, dan tembok batas pasar,” ujarnya.

Ia menyebut, penataan tersebut akan diusulkan pada tahun anggaran 2026. Namun, fokus utama diarahkan pada pemisahan lahan parkir dan bongkar muat.

“Kita usulkan pengerjaan di tahun anggaran 2026. Tapi untuk lahan parkir dari blok yang terbakar itu sudah mulai diratakan pada tahun ini,” katanya.

Lebih jauh, Margo menilai Pasar Induk Cepu sangat berpotensi menjadi pasar grosir bahan pokok harian. Dengan daya beli masyarakat yang kuat, pasar ini bisa menjadi pusat transaksi skala besar, terutama untuk beras, kebutuhan pokok, hingga sayuran.

“Daya beli di pasar itu masih sangat bagus, di luar titik yang ideal dekat Terminal Cepu. Jadi bisa jadi pasar grosir beras, kebutuhan harian, hingga sayuran,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita