Klikjateng, Blora – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora angkat bicara terkait tragedi kebakaran sumur minyak rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, yang menewaskan tiga orang dan melukai dua lainnya.
Ketua Komisi A DPRD Blora, Supardi, menegaskan bahwa musibah tersebut menjadi pelajaran berharga agar pemerintah bersama masyarakat lebih berhati-hati dalam mengelola sumur minyak rakyat.
“Kami prihatin dan berduka atas jatuhnya korban jiwa. DPRD mendorong agar semua pihak duduk bersama mencari solusi terbaik, termasuk penataan sumur rakyat agar aman bagi penambang maupun lingkungan,” ujar Supardi, Rabu (20/8/2025), saat meninjau lokasi dapur umum pengungsian.
Politisi yang akrab disapa Mbah Pardi itu menambahkan, praktik pengeboran yang tidak sesuai standar keselamatan harus segera ditertibkan agar tidak lagi memakan korban lanjutan. Ia juga mendorong koordinasi lebih erat antara Pemkab Blora, Pertamina, dan aparat penegak hukum (APH) untuk menertibkan sumur ilegal sekaligus mencari jalan keluar terkait legalisasi sumur rakyat.
“Jangan sampai kejadian serupa terulang. DPRD siap mengawal regulasi maupun kebijakan yang berpihak pada keselamatan masyarakat, tetapi tetap memperhatikan sisi ekonomi warga,” tegasnya.
Terkait terbitnya Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang pengelolaan sumur minyak masyarakat, Supardi menilai hal tersebut menjadi gejolak yang tidak bisa dibendung. Namun ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami tata kelola eksplorasi migas di Blora.
“Potensi migas di Ndono ini tinggi sekali. Monggolah ke depan ditata ulang dengan pengelolaan yang bagus,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas tragedi yang telah menelan korban jiwa.
“Jika memang ada indikasi kesalahan yang terstruktur, APH tidak mungkin tinggal diam. Saya pikir ada kejadian seperti ini APH tidak akan tinggal diam,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Supardi juga menyerahkan bantuan logistik berupa beras, mie instan, air mineral, serta kebutuhan anak-anak kepada ratusan warga yang mengungsi di posko darurat Desa Gandu. Bantuan itu diterima langsung oleh perwakilan warga terdampak.






