Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

DPMD Blora Dorong Penguatan Kelembagaan BUMDes, Fokus pada Pengelolaan Usaha Wisata

badge-check


					DPMD Blora Dorong Penguatan Kelembagaan BUMDes, Fokus pada Pengelolaan Usaha Wisata Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus berupaya mendorong pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar semakin berdaya saing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Salah satu fokus utama dalam pembinaan kelembagaan BUMDes adalah mendukung berbagai jenis usaha, terutama di sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati melalui sekretaris DPMD Heksa Wismaningsih, dalam kesempatan itu, Heksa Wismaningsih menyampaikan di dalam talk show Gebyar Ramadhan 1446 H bertema “Pembinaan Kelembagaan BUMDes di Blora” yang digelar pada Sabtu (8/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pembinaan kelembagaan BUMDes tidak hanya sekadar memberikan bimbingan teknis, tetapi juga bertujuan memperkuat kapasitas pengelolaan usaha desa agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

 

 

 

Dukungan Pengelolaan Usaha Wisata

Menurut Heksa, DPMD Blora telah menyusun berbagai program pelatihan dan pembinaan bagi BUMDes. Program tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan agar setiap BUMDes mampu beroperasi secara profesional dan menghasilkan keuntungan bagi desa.

“Khusus untuk usaha wisata, DPMD Blora memberikan pelatihan terkait pengelolaan desa wisata, pengembangan destinasi wisata lokal, serta teknik promosi yang efektif agar dapat menarik lebih banyak wisatawan,” jelasnya.

Heksa mencontohkan bahwa banyak desa di Blora yang memiliki potensi alam dan budaya yang unik. Jika dikelola dengan baik, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik, sekaligus meningkatkan perekonomian desa dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

“DPMD juga mendorong BUMDes untuk memanfaatkan keunikan lokal mereka, seperti kuliner khas, kerajinan tangan, hingga seni dan budaya desa, sebagai bagian dari daya tarik wisata,” tambahnya.

Mendorong Kemandirian dan Daya Saing BUMDes

Selain pembinaan kelembagaan, DPMD Blora juga mengarahkan BUMDes agar semakin kompetitif, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga berpotensi berkembang ke tingkat nasional. Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi desa, tetapi juga bisa menjalin kerja sama dengan pihak luar, termasuk investor dan perusahaan swasta.

“Jika BUMDes mampu dikelola secara profesional, maka keberlanjutan usaha bisa terjamin. Ini penting agar desa tidak hanya bergantung pada dana desa, tetapi juga bisa mandiri secara ekonomi,” ujar Heksa.

Ia berharap, melalui pembinaan yang terus-menerus, BUMDes di Kabupaten Blora bisa semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat desa.

Berbagi Takjil di Gebyar Ramadhan 1446 H

Sebagai bagian dari rangkaian acara Gebyar Ramadhan 1446 H, DPMD Blora juga menggelar kegiatan berbagi takjil bagi masyarakat di sekitar Alun-Alun Blora. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, sekaligus menjadikan momentum Ramadhan sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi,” pungkas Heksa.

Dengan adanya berbagai upaya pembinaan yang dilakukan, diharapkan BUMDes di Kabupaten Blora dapat terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi desa, khususnya di sektor pariwisata yang kini semakin mendapat perhatian.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita