Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Pendidikan

Disdik Blora Libatkan Polres dan Kejari dalam Monev DAK Fisik Tahap 1 Tahun 2024

badge-check


					Disdik Blora Libatkan Polres dan Kejari dalam Monev DAK Fisik Tahap 1 Tahun 2024 Perbesar

Klikjateng, Blora – Dalam rangka memastikan pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahap 1 Tahun 2024 berjalan sesuai target, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora (Disdik) melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora dan Kepolisian Resor (Polres) Blora. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 5 September 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mencegah potensi kerugian negara dalam pelaksanaan proyek infrastruktur pendidikan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik Blora, Sandy Tresna Hadi, memimpin tim yang terdiri dari beberapa pejabat dan staf Disdik. Anggota tim antara lain Catur Januari, (Kasi Sarpras SMP), Abdul Mufid, SE, MM. (Kasi Sarpras SD), serta Mas Sugiarto, (Ketua Dewan Pendidikan). Kehadiran Polres Blora diwakili oleh Ipda Imam Kurniawan, Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Blora, didampingi anggota Suparman.

Jadwal dan Lokasi Kunjungan Monev Kegiatan monev dilaksanakan di beberapa sekolah yang mendapat alokasi DAK Fisik. Pada hari pertama, Senin, 2 September 2024, tim mengunjungi tiga sekolah dasar yaitu SDN 2 Keser, SDN 1 Nglangitan, dan SDN 1 Tawangrejo. Hari kedua, Selasa, 3 September 2024, tim melanjutkan monev ke SMPN 1 Jiken dan SMPN 2 Jiken. Pada Rabu, 4 September 2024, kegiatan dilanjutkan di SDN 3 Ngliron dan SDN 5 Kutukan. Kegiatan monev ditutup pada Kamis, 5 September 2024, dengan kunjungan ke SDN 2 Rowobungkul dan SMPN 1 Kunduran.

Pengawasan Ketat untuk Cegah Penyimpangan Dalam keterangannya, Ipda Imam Kurniawan dari Polres Blora menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik dilibatkannya Polres dalam kegiatan pengawasan pembangunan pendidikan di Blora. “Ini adalah langkah positif yang dilakukan Pemda untuk menekan potensi terjadinya kerugian negara. Kehadiran kami dalam monev ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap kesuksesan pembangunan infrastruktur pendidikan di Blora,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengawasan dari pihak Polres akan membantu memastikan seluruh proses pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan dan meminimalisir penyimpangan. Hal ini dianggap sangat penting, terutama dalam penggunaan anggaran negara yang harus tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Catatan Penting Hasil Monev Dari hasil monev yang dilakukan, Sandy Tresna Hadi mencatat adanya beberapa hal yang perlu segera diperbaiki oleh pihak pelaksana proyek (KPS). “Beberapa catatan yang kami dapatkan dari monev ini masih sama seperti yang ditemukan pada monev minggu sebelumnya. Di antaranya, progres fisik pembangunan yang masih berkisar 20-30%, penggunaan bahan material yang belum memadai, jumlah pekerja yang kurang, serta masalah kerapihan dalam pelaksanaan pekerjaan,” jelas Sandy.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan arahan agar KPS segera menindaklanjuti catatan-catatan tersebut dengan perbaikan yang cepat dan tepat, sehingga proyek pembangunan dapat berjalan sesuai target waktu dan mutu yang telah ditentukan.

Sinergi Berbagai Pihak untuk Kesuksesan Proyek Sandy Tresna Hadi menekankan bahwa sinergi antara berbagai pihak, mulai dari Disdik, Polres Blora, hingga Kejaksaan Negeri, merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk pembangunan pendidikan dapat digunakan sebaik-baiknya. Dengan melibatkan aparat penegak hukum, kami berharap proses ini dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Mas Sugiarto, Ketua Dewan Pendidikan, juga mengapresiasi keterlibatan Polres dan Kejari dalam monev ini. Menurutnya, peran serta institusi penegak hukum tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan, tetapi juga memberikan rasa aman dan percaya diri kepada pihak pelaksana proyek untuk bekerja sesuai standar yang ditetapkan.

Harapan untuk Percepatan Pembangunan Dinas Pendidikan Blora berharap seluruh pelaksana proyek yang terlibat dalam DAK Fisik Tahap 1 Tahun 2024 ini dapat memperbaiki kekurangan yang ada dan mempercepat proses pembangunan infrastruktur. Dengan tercapainya target fisik dan mutu, infrastruktur pendidikan di Kabupaten Blora diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan, serta memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.

Monev yang dilakukan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Blora dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada hasil nyata dan berdampak positif bagi masyarakat. Dengan pengawasan yang ketat dan transparan, Pemkab Blora berharap bisa terus meminimalisir risiko penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara.

 

(Angga)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan