Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Rapat Konsultasi TP PKK Blora 2026, Targetkan Ekonomi Mandiri hingga Bebas Stunting Resmikan SPPG Polres Blora 2, Bupati Arief Dorong Jadi Dapur Percontohan Program MBG‎ Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Dorong LDK RISMA Moetiah Jadi Percontohan Pembinaan Remaja Masjid di Blora Demi Pedagang Kecil, Bupati Blora Luncurkan Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional

Berita

Demi Pedagang Kecil, Bupati Blora Luncurkan Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional

badge-check


					Demi Pedagang Kecil, Bupati Blora Luncurkan Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora meluncurkan Gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Belanja ke Pasar Tradisional sebagai upaya nyata mendukung pedagang kecil dan menghidupkan perekonomian pasar rakyat. Gerakan tersebut dilaunching langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman di halaman Pasar Sido Makmur Blora, Jumat (23/1/2026).

‎Peluncuran gerakan ini dilakukan usai senam pagi bersama yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blora, seluruh kepala OPD, serta ratusan ASN di lingkungan Pemkab Blora.

‎Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pasar tradisional agar perputaran ekonomi semakin meningkat.

‎“Setiap hari Jumat kami imbau ASN untuk belanja ke pasar tradisional terdekat. Terima kasih Pak Sekda atas inovasinya. Biar pasar kita semakin ramai,” ujar Bupati.

‎Bupati kemudian memaparkan potensi besar dari gerakan tersebut. Dengan jumlah ASN di Blora mencapai sekitar 11.000 orang, jika setiap ASN berbelanja minimal Rp50 ribu, maka akan tercipta perputaran uang hingga Rp550 juta per hari di pasar tradisional.

‎“Perekonomian pasar akan lebih hidup. Ke depan kita juga akan ajak PKK dan Dharma Wanita, serta digilir ke pasar-pasar tradisional lainnya,” imbuhnya.

‎Sementara itu, Sekda Blora Komang Gede Irawadi menyampaikan bahwa gerakan ASN belanja ke pasar tradisional merupakan wujud rasa syukur ASN sekaligus kepedulian terhadap pedagang kecil di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

‎“Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, Alhamdulillah Pak Bupati tidak memotong TPP ASN, sementara di daerah lain banyak yang dipotong. Sebagai bentuk rasa syukur, mari kita belanja ke pasar tradisional agar ekonomi pedagang ikut terbantu,” ungkap Sekda.

‎Ia menambahkan, jika seribu ASN saja berbelanja dengan nilai Rp100 ribu, maka sudah tercipta perputaran uang lebih dari Rp100 juta yang sangat berarti bagi pedagang, terlebih menjelang bulan Ramadhan.

‎Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Blora, Kiswoyo, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan penataan dan perbaikan pengelolaan Pasar Sido Makmur agar pembeli merasa aman dan nyaman.

‎“Untuk parkir, sekarang sudah diberlakukan e-parkir. Keamanan dan kenyamanan sudah jauh berubah. Sebelum Lebaran nanti akan kita tambah dua pintu keluar agar antrean tidak panjang,” jelasnya.

‎Ia juga menambahkan bahwa penggunaan sistem non-tunai akan terus ditingkatkan. Selain itu, kebersihan pasar kini ditangani tenaga outsourcing, termasuk pengelolaan toilet umum yang saat ini sudah gratis dan terjaga kebersihannya.

‎“Terima kasih Pak Bupati dan Pak Sekda atas peluncuran gerakan ini. Selain membantu nglarisi pedagang, juga berdampak pada peningkatan PAD dari sektor parkir,” tambahnya.

‎Usai peluncuran, Bupati Blora bersama Ketua TP PKK Kabupaten Blora Hj. Aini Sholihah langsung mempraktikkan gerakan tersebut dengan berbelanja di dalam pasar. Bupati tampak membeli berbagai kebutuhan dapur seperti cabai merah, bumbu dapur, jajanan, hingga menikmati sarapan lontong sayur di Warung Bu Sri.

‎ASN lainnya pun terlihat menyebar ke sejumlah lapak untuk membeli kebutuhan rumah tangga.

‎Salah seorang pedagang, Darni (43), mengaku senang dengan adanya gerakan ASN belanja ke pasar tradisional tersebut.

‎“Kalau bisa jangan hanya hari Jumat saja, Pak. Hari-hari lain juga. Biar pasar makin ramai, apalagi sebentar lagi Ramadhan dan Lebaran,” ujarnya.

‎Dengan adanya gerakan ini, Pemkab Blora berharap pasar tradisional semakin bergairah dan pedagang kecil dapat merasakan langsung dampak positif dari kebijakan pemerintah daerah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita