Menu

Mode Gelap
Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa Pesona Air Terjun Kalimancur, Surga Wisata Alam di Lereng Pegunungan Lasem

Berita

Bupati Blora Dorong Gerakan Tanam Pohon Masif Libatkan Semua Elemen

badge-check


					Bupati Blora Dorong Gerakan Tanam Pohon Masif Libatkan Semua Elemen Perbesar

Klikjateng, Blora – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menegaskan pentingnya gerakan penanaman pohon secara masif dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan penanaman pohon bersama di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jembangan, petak 54D, di belakang Goa Terawang, Kabupaten Blora, Selasa (30/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Administratur Perhutani (ADM) KPH Blora beserta jajaran, Kacab Dinas Kehutanan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Blora.

“Ini adalah upaya bersama. Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus melibatkan semua pihak. Beberapa waktu lalu kami berkunjung ke ITB, IPB, UGM, dan perguruan tinggi lainnya. Alhamdulillah, sudah ada komitmen dari beberapa kampus untuk ikut menyumbangkan pohon, termasuk pohon buah-buahan,” ungkapnya.

Bupati Arief Rohman juga meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora untuk mengoordinasikan pengumpulan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai pihak guna mendukung gerakan penanaman pohon. Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi lingkungan jangka panjang demi generasi mendatang.

“Kita tidak ingin anak cucu kita nanti menghadapi bencana banjir seperti yang terjadi di daerah lain akibat hutan yang gundul. Gejala-gejala itu sudah mulai terlihat di beberapa tempat, sehingga harus kita antisipasi sejak sekarang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati meminta agar pada tahun depan seluruh camat bersama kepala desa menggerakkan penanaman pohon di kantor serta lingkungan sekitar wilayah masing-masing. Ia juga mengapresiasi Kementerian Agama yang telah lebih dulu mengawali gerakan ini melalui program sedekah pohon bagi calon pengantin.

“Ke depan, sekolah-sekolah juga akan kita kaji karena masih banyak halaman sekolah yang terbuka dan bisa ditanami pohon yang bermanfaat. Saya minta OPD terkait merumuskan agar gerakan ini bisa berjalan sukses,” tambahnya.

Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Blora, Yeni Ernawati, menjelaskan bahwa penanaman dilakukan di kawasan perlindungan yang memang layak untuk kegiatan penghijauan. Ia menyebutkan, penanaman di wilayah bekas tebangan Perhutani sebenarnya telah rampung lebih awal seiring datangnya musim hujan yang lebih cepat tahun ini.

“Untuk kegiatan kali ini dan ke depan, salah satunya kita fokuskan di kawasan perlindungan, yakni petak 54D RTH Jembangan. Kawasan ini berfungsi melindungi sungai serta Goa Macan, sehingga sangat tepat untuk dilakukan penanaman tanaman buah,” jelasnya.

Menurutnya, pemilihan tanaman buah bertujuan agar kawasan hutan tetap memberikan manfaat hasil hutan bukan kayu tanpa mengurangi fungsi lindungnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bahwa pemanfaatan kawasan hutan harus dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.

“Kami berharap 47 persen wilayah Kabupaten Blora yang berupa kawasan hutan bukan menjadi hambatan pembangunan, tetapi justru menjadi peluang. Tentu dengan tetap memperhatikan fungsi kawasan, misalnya di kawasan perlindungan tidak ditanami palawija agar tidak memicu erosi dan pendangkalan sungai,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, jenis tanaman yang ditanam meliputi 350 pohon alpukat, 50 pohon mangga, dan 50 pohon kedondong.

Acara penanaman pohon ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Blora, perwakilan Dandim dan Kejaksaan, Forkopimcam, Kepala ADM KPH Cepu dan KPH Randublatung, serta tamu undangan lainnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita