Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Sebanyak 156 Pelamar CPNS Grobogan Ajukan Sanggahan, Hanya 6 yang Diterima

badge-check


					Sebanyak 156 Pelamar CPNS Grobogan Ajukan Sanggahan, Hanya 6 yang Diterima Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Sebanyak 156 pelamar CPNS Kabupaten Grobogan mengajukan sanggahan setelah pengumuman hasil seleksi administrasi dirilis. Namun, dari total tersebut, hanya enam pelamar yang berhasil diterima sanggahannya, sedangkan 150 pelamar lainnya dinyatakan tetap Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan, Padma Saputra, menjelaskan bahwa dari enam pelamar yang sanggahannya diterima, satu berasal dari formasi kesehatan dan lima lainnya dari formasi teknis.

“Dari 150 pelamar yang mengajukan sanggahan tetapi tetap dinyatakan TMS, penyebabnya beragam, mulai dari kesalahan penggunaan materai, tidak adanya legalisir ijazah, ketiadaan laporan kesehatan, hingga tidak melampirkan akreditasi,” jelas Padma pada Jumat (27/09/24).

Dengan berakhirnya masa sanggah, total pelamar yang memenuhi syarat administrasi mencapai 4.254 orang. Sebelumnya, dari 4.890 pendaftar CPNS di Kabupaten Grobogan, hanya 4.626 pelamar yang berhasil menyelesaikan pendaftaran di laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Meskipun BKN memberikan perpanjangan waktu hingga 10 September, sebagian pelamar gagal melakukan finalisasi pendaftaran. Dari hasil seleksi administrasi, 4.248 peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS), dengan rincian 828 pelamar dari formasi tenaga kesehatan dan 3.420 pelamar dari formasi tenaga teknis. Sementara, 378 pelamar dinyatakan TMS, terdiri dari 49 pelamar tenaga kesehatan dan 329 pelamar tenaga teknis.

Penentuan Lokasi Ujian SKD

Setelah seleksi administrasi, BKN akan segera menentukan lokasi ujian bagi para peserta. Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ini akan dilaksanakan di 32 titik, dengan mayoritas peserta memilih lokasi ujian di Semarang, yang mencatatkan 3.548 pendaftar.

Selain Semarang, lokasi ujian lain meliputi BKN Yogyakarta dengan 450 pendaftar, BKN Jakarta dengan 148 pendaftar, serta lokasi lainnya seperti Serang, Malang, Pangkal Pinang, dan Samarinda.

Dengan berakhirnya tahap seleksi administrasi, para peserta yang lolos kini bersiap untuk mengikuti ujian SKD di lokasi yang telah ditentukan.

(Ag/V)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita