Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Rembang Harno Dorong Karang Taruna Perkuat Sinergi dan Kemandirian Pemuda Toko Bangunan Sinar Jaya di Jiken Blora Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta ‎ Rumah Kayu di Pengkolrejo Japah Blora Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta Kenang Masa Sekolah, Dandim Blora Hadiri Pelantikan Pramuka Garuda di SMPN 2 Blora Barongan Blora Bersiap Mendunia, Pemkab Ponorogo Berikan Dukungan Rumah Kosong di Tempellemahbang Blora Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta ‎

Berita

Bupati Rembang Harno Dorong Karang Taruna Perkuat Sinergi dan Kemandirian Pemuda

badge-check


					Bupati Rembang Harno Dorong Karang Taruna Perkuat Sinergi dan Kemandirian Pemuda Perbesar

Klikjateng, REMBANG – Bupati Rembang, Harno, mendorong Karang Taruna memperkuat sinergi dan komunikasi antarpemuda serta pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

‎

‎Pesan tersebut disampaikan Harno saat membuka Jambore Apel Karang Taruna dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026 di Pantai Pasir Putih Wates, Desa Tasikharjo, Kabupaten Rembang, Sabtu (17/10/2026).

‎

‎Kegiatan tersebut diikuti 192 pengurus dan anggota Karang Taruna dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Jambore ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus mendorong keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan.

‎

‎Dalam sambutannya, Harno berharap kegiatan tersebut dapat mempertemukan perwakilan Karang Taruna dari berbagai wilayah untuk menyatukan visi dan memperkuat komunikasi dalam menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

‎

‎“Harapan kita, dengan adanya kegiatan ini semua perwakilan Karang Taruna di Kabupaten Rembang ada, dan dari provinsi juga ada perwakilan,” kata Harno.

‎

‎Menurutnya, Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah perlu terus diperkuat.

‎

‎Harno juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya memberikan dukungan anggaran kepada berbagai sektor sesuai kemampuan keuangan daerah serta prioritas pembangunan.

‎

‎“Prinsipnya, APBD akan selalu berusaha bisa membantu di semua sektor. Kita harus bisa mengatur dan membagi agar semuanya bisa menikmati dan menjalankan roda organisasi,” ujarnya.

‎

‎Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Rembang, Dumadiyono, yang akrab disapa Yon, menjelaskan bahwa jambore tersebut merupakan bagian dari peringatan Bulan Bakti Karang Taruna yang berdekatan dengan hari lahir organisasi.

‎

‎Menurut Yon, kegiatan tahun ini tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, tetapi juga peningkatan kapasitas anggota agar mampu mengembangkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

‎

‎Salah satu agenda yang dilaksanakan adalah bimbingan teknis (bimtek) bagi pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten dan kecamatan. Selain itu, panitia menggelar Sekolah Impulsi Pancasila dengan menghadirkan praktisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Yogyakarta, Ari Budiman, bersama rekan-rekannya.

‎

‎Yon berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan anggota, khususnya dalam mengembangkan usaha dan mendorong kemandirian ekonomi pemuda.

‎

‎“Kita menghadirkan narasumber penggiat UMKM dari Jogja, Mas Ari Budiman dan kawan-kawan. Selain itu, ada juga bimbingan teknis Karang Taruna, baik untuk tingkat kabupaten maupun seluruh kecamatan,” ungkapnya.

‎

‎Selain penguatan kapasitas organisasi, Karang Taruna Kabupaten Rembang juga merencanakan aksi sosial berupa penyaluran 150 paket sembako kepada masyarakat di desa yang masuk kategori miskin ekstrem.

‎

‎Di bidang lingkungan, Karang Taruna menargetkan penanaman 1.500 pohon di sejumlah lokasi, meliputi kawasan Pantai Wates, wilayah Kaliori, hingga bantaran sungai. Program penghijauan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip).

‎

‎Melalui rangkaian kegiatan BBKT 2026, Karang Taruna Kabupaten Rembang diharapkan semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong kemandirian ekonomi generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita