Klikjateng, Rembang – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Rembang menggelar Kadin Fest 2026 sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku usaha sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan investasi di Kabupaten Rembang.
Rangkaian Kadin Fest 2026 berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 Agustus 2026. Sejumlah kegiatan digelar dalam festival tersebut, di antaranya program Great Sale, pelatihan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha melalui Temu Suhu Biar Tahu, serta Lasem Run 2026 sebagai kegiatan penutup.
Ketua KADIN Kabupaten Rembang, Arifin, mengatakan Kadin Fest diharapkan mampu membangkitkan semangat para pelaku usaha sekaligus memperkenalkan berbagai peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Rembang.
Menurutnya, Rembang memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, mulai sektor pertanian, industri, pertambangan hingga pariwisata.
“Kami ingin mengajak teman-teman pengusaha dari berbagai bidang dan skala usaha untuk bersama-sama berinvestasi di Rembang. Kadin Fest ini menjadi sarana untuk membangun semangat, memperkuat jejaring, dan menunjukkan bahwa Rembang memiliki banyak peluang yang bisa dikembangkan,” ujarnya. Rabu (19/8/2026).
Arifin menilai pelaku usaha di Rembang memiliki kemampuan dalam membaca berbagai peluang. Namun, keberanian untuk mengembangkan usaha dan mengambil peluang tersebut perlu terus diperkuat.
“Melalui Kadin Fest ini kami ingin menjadi role model dan mengobarkan semangat para pengusaha agar terus berkembang serta berani mengambil peluang usaha yang ada,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris KADIN Kabupaten Rembang sekaligus Ketua Panitia Kadin Fest, Mustaqim, menjelaskan rangkaian kegiatan disusun untuk mendorong peningkatan transaksi ekonomi sekaligus mempertemukan pelaku usaha besar dengan pelaku UMKM.
Salah satunya melalui program Great Sale yang menggandeng sejumlah UMKM, pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan aktivitas transaksi selama pelaksanaan festival.
“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan aktivitas ekonomi di Kabupaten Rembang. Kami ingin menghadirkan kolaborasi antar pelaku usaha dan membuka peluang investasi yang lebih luas,” jelasnya.
Selain meningkatkan transaksi ekonomi, KADIN juga berupaya memperluas jejaring dengan investor dan pelaku usaha dari luar daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama serta investasi baru yang memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Perwakilan tim kreatif Kadin Fest, Abe Sampurna, menambahkan bahwa festival tersebut dirancang tidak hanya sebagai kegiatan yang berlangsung sesaat, tetapi juga sebagai identitas atau intellectual property (IP) yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami ingin Kadin Fest tidak sekadar menjadi event yang selesai setelah kegiatan berlangsung, tetapi menjadi identitas yang kuat dan mampu memperkenalkan Rembang kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Rangkaian Kadin Fest 2026 akan ditutup dengan Lasem Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus di kawasan Pantai Dasun, Lasem.
Lasem Run membuka dua kategori, yakni 5 kilometer atau Fun Run dan 10 kilometer atau Race. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya dan ekonomi Lasem kepada peserta dari berbagai daerah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KADIN Kabupaten Rembang berharap Kadin Fest 2026 dapat menjadi ruang pertemuan dan kolaborasi antara pelaku usaha, UMKM, masyarakat serta berbagai pihak untuk bersama-sama mengembangkan potensi ekonomi Kabupaten Rembang.






