Klikjateng Blora — Pemerintah Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, menyatakan komitmennya untuk membantu warga kurang mampu agar tetap dapat menyekolahkan putra-putrinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Kepala Desa Bangsri, Yannanta Laga Kusuma, mengatakan bahwa Pemerintah Desa Bangsri memiliki program bantuan sosial pendidikan yang telah berjalan sejak tahun 2023 hingga saat ini. Program tersebut ditujukan untuk membantu keluarga kurang mampu yang mengalami keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan putra-putrinya.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masa depan generasi muda agar tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena faktor biaya.
”Kami menginformasikan kepada seluruh warga Desa Bangsri, khususnya orang tua atau wali murid yang sedang mempersiapkan pendidikan putra-putrinya, bahwa Pemerintah Desa Bangsri memiliki program sosial untuk membantu masyarakat yang ekonominya kurang mampu,” ujar Yannanta, Rabu (1/7/2026).
Ia menegaskan, pemerintah desa siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan pendidikan sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
”Kami siap membantu dan mensupport kebutuhan-kebutuhan putra-putri panjenengan agar bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang selanjutnya. Jadi warga tidak perlu khawatir terkait biaya pendidikan anak,” kata Yannanta.
Tidak hanya bantuan biaya pendidikan, Pemerintah Desa Bangsri juga memberikan dukungan akses transportasi bagi pelajar yang membutuhkan. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah penyediaan sepeda listrik untuk membantu mobilitas siswa menuju sekolah.
”Selain biaya pendidikan, akses untuk sekolah juga kami bantu. Kami memberikan sepeda listrik bagi anak-anak yang membutuhkan agar lebih mudah dan semangat dalam menempuh pendidikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebagai pemangku wilayah, dirinya bersama pemerintah desa akan berupaya semaksimal mungkin membantu warga yang membutuhkan dukungan pendidikan.
Program tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan angka partisipasi sekolah di Desa Bangsri. Pemerintah desa juga mengajak warga yang membutuhkan bantuan pendidikan untuk berkoordinasi dengan perangkat desa agar dapat memperoleh pendampingan dan dukungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya program sosial tersebut, Pemerintah Desa Bangsri berharap tidak ada lagi anak-anak di desa setempat yang terhambat melanjutkan pendidikan akibat kendala ekonomi. Selain itu, bantuan transportasi berupa sepeda listrik diharapkan dapat mempermudah akses pelajar ke sekolah sehingga mereka dapat belajar dengan lebih nyaman dan optimal.






