Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Kebakaran Hutan di Wilayah KPH Purwodadi: Asap Tebal Tutupi Jalan Raya dan Membahayakan Pengendara

badge-check


					Kebakaran Hutan di Wilayah KPH Purwodadi: Asap Tebal Tutupi Jalan Raya dan Membahayakan Pengendara Perbesar

Klikjateng, Grobogan – Kebakaran hutan melanda kawasan Resot Pengelolaan Hutan (RPH) Sinawah, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Jatipohon, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Purwodadi di Desa Selonjari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Senin malam (4/9). Kobaran api merambat cepat hingga mencapai pinggir jalan raya yang berada di perbatasan Kecamatan Brati dan Klambu, menyebabkan asap tebal menutupi jalan raya dan mengganggu pandangan pengendara.

Kebakaran yang dipicu oleh cuaca panas ekstrem tersebut membakar seluruh ranting dan daun kering yang tersebar di kawasan hutan. Menurut Agus Supriyanto, Mantri Perhutani RPH Sinawah, kebakaran hutan di musim kemarau seperti ini adalah kejadian yang kerap terjadi setiap tahunnya. “Nanti api juga akan mati sendiri karena kebakaran seperti itu sudah biasa bagi kami. Musim kemarau memang sering berpotensi terjadi kebakaran karena cuaca panas yang ekstrem,” jelas Agus.

Kondisi jalan yang penuh asap diperparah dengan tikungan tajam yang membuat situasi semakin rawan kecelakaan. Tim pemadam kebakaran segera dikerahkan oleh Perhutani KPH Purwodadi. Beberapa jam kemudian, api berhasil dipadamkan di sekitar jalan raya, meski beberapa titik api yang berada di dalam hutan masih sulit dijangkau dan terus membara.

Pamuji, Camat Brati, menyatakan keprihatinannya terhadap kebakaran tersebut. “Dengan adanya kebakaran ini, warga sangat dirugikan karena terdampak oleh asap dari kebakaran hutan. Beruntung kobaran api di sekitar jalan raya bisa segera padam. Saya berharap Perhutani dan pihak terkait dapat mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran agar tidak terjadi lagi, terutama saat musim kemarau berkepanjangan seperti ini,” ungkap Pamuji.

Perhutani menduga kebakaran ini disebabkan oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, masyarakat diminta lebih waspada dan berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

(GG)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita