Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Rapat Konsultasi TP PKK Blora 2026, Targetkan Ekonomi Mandiri hingga Bebas Stunting Resmikan SPPG Polres Blora 2, Bupati Arief Dorong Jadi Dapur Percontohan Program MBG‎ Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Dorong LDK RISMA Moetiah Jadi Percontohan Pembinaan Remaja Masjid di Blora Demi Pedagang Kecil, Bupati Blora Luncurkan Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional

Berita

Hari Desa 2026 di Blora, Gelar Kenduri Desa, Galang Dana dan Doakan Korban Bencana

badge-check


					Hari Desa 2026 di Blora, Gelar Kenduri Desa, Galang Dana dan Doakan Korban Bencana Perbesar

Klikjateng, Blora – Sekitar 4.000 peserta dari unsur pemerintahan kecamatan dan desa se-Kabupaten Blora menggelar Kenduri Desa di Alun-alun Kabupaten Blora, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut sekaligus diisi doa bersama dan penggalangan dana untuk korban bencana banjir di Sumatera, Aceh, serta sejumlah daerah lainnya.

‎Kenduri Desa digelar dalam rangka peringatan Hari Desa Tahun 2026. Acara ini dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa PDTT RI, Dr. H. Tabrani, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, jajaran Forkopimda Blora, Ketua Praja Blora, serta ribuan peserta.

‎Peserta terdiri dari seluruh camat dan Ketua TP PKK kecamatan, kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga tenaga pendamping profesional se-Kabupaten Blora.

‎Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan bahwa Kenduri Desa menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penguatan kebersamaan antar desa.

‎“Hari ini kita mengadakan Kenduri Desa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan. Semoga desa-desa di Blora ke depan semakin maju dan seluruh aparatur desa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kesuksesan dalam mengawal pembangunan di desa,” ujar Bupati.

‎Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta juga memanjatkan doa bersama bagi daerah-daerah yang tengah dilanda bencana.

‎“Kita juga berdoa dan menggalang dana untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sumatera dan Aceh. Ini bentuk empati dan kepedulian kita bersama,” ungkapnya.

‎Bupati Arief turut mengapresiasi peran kepala desa dan perangkat desa atas dedikasi dan pengabdian dalam memajukan desa.

‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa atas kerja keras, dedikasi, dan pengabdiannya untuk Blora,” jelasnya.

‎Dalam momentum Hari Desa ini, Bupati juga mengajak desa-desa mendukung program Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta penguatan ketahanan pangan.

‎Menurutnya, ke depan diperlukan regulasi agar Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi pemasok bahan baku untuk program MBG.

‎“Nanti akan kita sinkronkan agar unit usaha Koperasi Desa Merah Putih bisa mendukung program MBG, termasuk peran PKK dalam penyediaan sayur mayur dan pengelolaan sampah melalui TPS 3R,” paparnya.

‎Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Blora dalam mendukung ketahanan pangan berbasis pertanian organik. Ia mendorong setiap desa menyiapkan lahan bengkok sekitar satu hektare sebagai percontohan pertanian organik.

‎“Kami minta desa-desa berinovasi. Setiap desa bisa menyiapkan lahan percontohan pertanian organik agar Blora menjadi kabupaten yang ramah lingkungan,” ujarnya.

‎Upaya tersebut akan diperkuat dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII.

‎Selain itu, Pemkab Blora juga terus meningkatkan kualitas SDM aparatur desa melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bekerja sama dengan perguruan tinggi.

‎“Pada tahun 2026, program RPL kembali kita buka bekerja sama dengan UNNES untuk 250 kepala desa atau perangkat desa, dengan subsidi beasiswa sebesar 30 persen,” beber Bupati.

‎Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT RI, Dr. H. Tabrani, mengapresiasi pelaksanaan Hari Desa di Kabupaten Blora yang dinilai berbeda dan sarat makna.

‎“Pelaksanaan Hari Desa di Blora ini sangat luar biasa. Tidak sekadar seremonial, tapi dikemas dalam kenduri dan doa bersama. Ini contoh yang baik dan patut ditiru daerah lain,” tuturnya.

‎Ia menyebut peringatan Hari Desa di Blora akan dijadikan contoh nasional bagi daerah lain.

‎“Model peringatan seperti ini akan kami dorong dan angkat agar menjadi inspirasi bagi wilayah lain,” katanya.

‎Tabrani juga menegaskan bahwa Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah, sejalan dengan berbagai program yang telah dijalankan di Blora.

‎“Melalui koperasi desa, dapur SPPG, sekolah rakyat, dan ketahanan pangan, semua bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memberantas kemiskinan,” jelasnya.

‎Rangkaian Kenduri Desa diakhiri dengan doa bersama, penggalangan dana kemanusiaan, pemotongan tumpeng oleh Dirjen dan Bupati Blora, serta pemberian apresiasi kepada desa mandiri di Kabupaten Blora.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita